AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,289 view

Pantau Pilwana, Bupati JKA Minta Prosesnya Berjalan Aman dan Kondusif

Foto jurnalistik yang menangkap situasi di lapangan tentang Pantau Pilwana.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Plt Kapolres AKBP Riyana Purwasari memantau pelaksanaan Pilwana Serentak 2026 di salah satu TPS. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, pantau Pilwana (Pemilihan Wali Nagari) Serentak 2026 ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Sabtu (27/6/2026). Hal ini untuk memastikan proses pemilihan aman, tertib, dan kondusif.

Monitoring tahun ini dilakukan dengan konsep Putar Roda, yakni peninjauan lapangan menggunakan kendaraan roda dua bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tim monitoring Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

John Kenedy Azis memimpin Tim I didampingi Pelaksana Tugas Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari. Keduanya mengunjungi sejumlah TPS yang berada di Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan Lubuk Alung untuk melihat secara langsung proses pemungutan suara.

Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 berlangsung di 73 nagari yang tersebar di 16 kecamatan. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman membentuk lima tim monitoring yang diterjunkan ke seluruh wilayah penyelenggaraan.

Dari hasil pantau Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 di sejumlah TPS, Bupati menyatakan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan sesuai rencana. Ia juga menilai panitia penyelenggara telah mempersiapkan seluruh kebutuhan dengan baik.

“Alhamdulillah sarana dan prasarana lengkap. Surat suara, bilik suara, dan seluruh kebutuhan lainnya tersedia. Ini menunjukkan kesiapan panitia pelaksana Pilwana sudah berjalan dengan baik,” ujar John Kenedy Azis.

Ia mengapresiasi seluruh panitia penyelenggara, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga kelancaran pesta demokrasi di tingkat nagari.

Selain memastikan kesiapan logistik, Bupati juga menaruh perhatian terhadap kondisi keamanan selama pemungutan suara. Berdasarkan hasil kunjungan ke sekitar sepuluh TPS, ia memastikan situasi tetap aman dan tidak ditemukan gangguan berarti.

“Alhamdulillah pelaksanaan Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 berjalan aman dan nyaman. Dari sisi keamanan juga tidak ada kendala yang kami temukan,” katanya.

John Kenedy Azis juga memastikan setiap TPS memiliki surat suara yang mencukupi. Bahkan, beberapa TPS telah menyediakan surat suara cadangan sebagai langkah antisipasi apabila diperlukan.

“Surat suara semuanya tersedia. Bahkan ada TPS yang menyiapkan tambahan lima hingga sepuluh lembar sebagai cadangan apabila dibutuhkan,” jelasnya.

Mengenai tingkat partisipasi masyarakat, Bupati menyebut jumlah pemilih yang hadir pada pagi hari masih di bawah 50 persen. Meski demikian, ia optimistis angka kehadiran akan terus meningkat hingga penutupan pemungutan suara pada pukul 13.00 WIB.

“Kita berharap masyarakat terus datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin nagari yang terbaik,” ujarnya.

Bupati juga meminta agar masyarakat yang sedang sakit tetap memperoleh kesempatan menggunakan hak pilihnya. Menurutnya, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dapat memberikan pelayanan kepada pemilih yang sakit sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan itu, John Kenedy Azis kembali mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan persaudaraan selama proses Pilwana berlangsung. Ia menegaskan bahwa Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 harus menjadi momentum demokrasi yang mengedepankan semangat kebersamaan.

“Ini adalah Pilwana Badunsanak. Siapapun yang menang dan siapapun yang kalah, semuanya tetap bagian dari masyarakat kita. Yang menang jangan terlalu jumawa, dan yang kalah harus bersabar,” tegasnya.

Ia berharap wali nagari yang terpilih mampu merealisasikan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat serta membawa kemajuan bagi nagari masing-masing.

Sementara itu, Plt Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari menyampaikan bahwa hingga proses pemungutan suara berlangsung belum ditemukan adanya gangguan keamanan maupun pelanggaran di TPS.

“Sejauh ini belum ada informasi terkait permasalahan di TPS-TPS. Kami hadir bersama Pak Bupati untuk memastikan personel pengamanan hadir, baik dari Polri, TNI maupun Linmas, sehingga pelaksanaan Pilwana berjalan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan jauh sebelum hari pemungutan suara melalui kegiatan sosialisasi, pendekatan, dan penyuluhan kepada masyarakat.

“Kami telah melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat agar Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Menurutnya, personel pengamanan telah ditempatkan di setiap TPS dengan dukungan koordinator pengamanan untuk memastikan seluruh tahapan demokrasi tingkat nagari berlangsung aman, tertib, dan terkendali.

Melalui kesiapan penyelenggara, dukungan masyarakat, serta sinergi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama TNI, Polri, dan seluruh unsur pengamanan, pelaksanaan Pilwana Serentak Padang Pariaman 2026 diharapkan mampu melahirkan pemimpin nagari pilihan masyarakat dalam suasana demokrasi yang damai, aman, dan menjunjung tinggi semangat badunsanak. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of TimAS
Putri Maharani
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version