Pasaman Barat Resmikan Dapur MBG, Targetkan 3.000 Penerima Manfaat untuk Tekan Stunting
Pasaman Barat, AyoSumbar.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Cahaya Langowan Nusantara di Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, Kecamatan Pasaman, Senin (27/4). Kehadiran dapur MBG ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mempercepat penanganan stunting di daerah.
Peresmian dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Pasbar, Harlina Syahputri, bersama Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Supriono, Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pasbar Ana Rizqi Toyyibah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Harlina menegaskan Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis pemerintah pusat yang memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menurutnya, keberadaan dapur MBG sangat relevan dengan kondisi Pasaman Barat yang masih menghadapi persoalan stunting.
Berdasarkan data Februari 2026, angka stunting di Pasaman Barat masih berada di kisaran 10,5 persen. Dari jumlah tersebut, terdapat 2.675 baduta berisiko stunting, dengan 548 di antaranya berada di Kecamatan Pasaman. “Program ini bukan sekadar menyediakan makanan untuk mengenyangkan, tetapi memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang dan masa depan mereka,” ujar Harlina.
Ia menekankan, kesibukan orang tua kerap menjadi tantangan dalam pemenuhan gizi anak di rumah. Dengan adanya program MBG, kebutuhan gizi anak, terutama saat berada di sekolah, dapat lebih terjamin. Harlina juga meminta pengelola dapur memastikan penyaluran program tepat sasaran, terutama bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta baduta berisiko stunting.
Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya terkait tinggi dan berat badan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi di masa depan. Karena itu, ia mendorong dapur MBG berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan serta DPPKBP3A dalam pendataan dan intervensi kelompok rentan. “Kami berharap pengelola menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan sasaran. Makanan yang disajikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi membangun masa depan generasi Pasaman Barat,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Mitra SPPG Boni Saputra menyampaikan bahwa peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto melalui Program Makan Bergizi Gratis yang dikelola Badan Gizi Nasional Republik Indonesia. Ia menegaskan dapur ini ditargetkan melayani 1.000 hingga 3.000 penerima manfaat.
“Melalui dapur ini kami berkomitmen menyediakan makanan yang bersih, aman, bergizi, sesuai standar, sekaligus mengutamakan bahan pangan lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, pihaknya terbuka terhadap pengawasan berbagai pihak agar pengelolaan program berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala SPPG Lingkuang Aua Bandarejo Adji Dwi Mahesa menjelaskan, pada tahap awal operasional, dapur MBG mulai melayani 1.048 siswa, terdiri dari 290 siswa MAN 5 Pasaman, 707 siswa SDN 07 Pasaman, dan 51 siswa TK Marsita. Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terus menguat agar program tersebut mampu meningkatkan kualitas gizi anak sekolah maupun ibu hamil, serta berkontribusi dalam menekan angka stunting di wilayah Bandarejo.
Selain itu, Adji juga meminta dukungan Dinas Koperasi dan UMKM dalam penyediaan informasi harga pangan secara berkala guna mendukung pengelolaan belanja dapur secara efektif dan sesuai harga pasar. “Kami ingin memastikan pengelolaan dapur ini berjalan efisien, transparan, dan tetap berpihak pada masyarakat,” tutupnya.
Dengan hadirnya dapur MBG di Lingkuang Aua Bandarejo, pemerintah daerah berharap kualitas gizi anak-anak Pasaman Barat semakin meningkat. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi nagari lain untuk bersama-sama menekan angka stunting dan membangun generasi yang sehat, cerdas, serta siap bersaing di masa depan.
