AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,834 view

Pasar Raya Fase VII jadi Tujuan Warga Padang Berburu Perlengkapan Sekolah

Visual laporan yang menggambarkan perkembangan Pasar Raya Fase VII.
Pengunjung memilih perlengkapan sekolah di Pasar Raya Fase VII Padang menjelang tahun ajaran baru. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id — Pasar Raya Fase VII menjadi salah satu destinasi utama warga Kota Padang untuk membeli perlengkapan sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Kondisi gedung yang bersih, tertata, dan aman membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat berbelanja bersama keluarga.

Siska, salah seorang pengunjung, mengaku sengaja datang bersama anaknya untuk membeli sepatu sekolah. Menurutnya, suasana berbelanja di kawasan tersebut memberikan rasa aman sekaligus menawarkan harga yang terjangkau.

“Tempatnya sangat aman dan nyaman. Harganya juga murah serta masih terjangkau untuk kebutuhan sekolah,” ujar Siska, Sabtu (13/6/2026).

Hal senada disampaikan Nenni, warga Lubuk Buaya. Ia menilai fasilitas di Pasar Raya Fase VII cukup baik dan kebutuhan perlengkapan sekolah tersedia secara lengkap dengan harga yang ekonomis.

“Bagus dan bersih. Harganya terjangkau, lebih ekonomis, dan kebutuhan sekolah juga lengkap,” katanya.

Meningkatnya jumlah pengunjung menjelang tahun ajaran baru turut disambut para pedagang yang berjualan di Lantai I Pasar Raya Fase VII. Salah satunya Dira, pemilik Toko Sinar Busana, yang menyediakan berbagai perlengkapan sekolah bagi pelajar.

Saat diwawancarai, Dira mengajak para orang tua untuk berbelanja kebutuhan sekolah anak di tokonya yang berada di Lantai I Fase VII.

Pemerintah Kota Padang terus mengoptimalkan pemanfaatan dan fasilitas gedung tersebut. Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhammad Faisal, mengatakan penataan pedagang kaki lima (PKL) dan toko terus dilakukan sejak 2025.

Menurut Faisal, saat ini sekitar 620 PKL telah ditempatkan di area basemen dan lapangan, sementara 70 petak lainnya berada di kawasan selasar. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

“Kondisi sekarang, untuk petak toko di bagian Lantai I sudah terisi sekitar 90 persen,” ungkap Faisal.

Dari sisi operasional, pengelolaan kebersihan di kawasan pasar ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH), sedangkan aspek keamanan mendapat dukungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Selain itu, pengelola juga menyiapkan berbagai program hiburan dan menjajaki kerja sama dengan pelaku kuliner untuk meningkatkan daya tarik kawasan tersebut.

“Ke depan pasar ini tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga diharapkan dapat berkembang sebagai destinasi wisata yang tetap menghadirkan aktivitas perdagangan,” pungkasnya. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of TimAS
Aprizal Noer
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version