BREAKING NEWS
    2,471 view

    Pasar Raya Padang Fase VII jadi Pusat Belanja Kebutuhan Sekolah Jelang Tahun Ajaran Baru

    Waktu Baca: 2 menit
    Pasar Raya Fase VII menyediakan berbagai kebutuhan sekolah seperti tas, sepatu, dan alat tulis bagi masyarakat. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Pasar Raya Padang Fase VII mengalami peningkatan aktivitas ekonomi menjelang dimulainya tahun ajaran baru. Meningkatnya jumlah pengunjung yang berburu berbagai kebutuhan sekolah menjadi peluang bagi para pedagang untuk mendongkrak penjualan.

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, mengatakan momentum masuk sekolah menjadi kesempatan besar bagi pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan Pasar Raya Fase VII. Menurutnya, pusat perdagangan tersebut telah menyediakan beragam kebutuhan masyarakat secara lengkap.

    “Ya, kita untuk saat ini, tentunya dengan mau masuknya tahun ajaran baru, tentu ini sebuah peluang bagi pelaku usaha kita, khususnya pedagang yang berada di Pasar Raya Fase VII. Sama-sama kita ketahui di Fase VII bukan hanya sekedar pakaian, bukan hanya sekedar mukena atau alat tulis saja, tapi juga perlengkapan-perlengkapan sekolah yang dibutuhkan oleh masyarakat kita juga tersedia di Pasar Raya Fase VII,” kata Fizlan, Minggu (14/6/2026).

    Ia menjelaskan, masyarakat dapat memperoleh berbagai perlengkapan sekolah di kawasan tersebut, mulai dari sepatu, tas hingga alat tulis sesuai kebutuhan masing-masing.

    “Masyarakat dapat mencari sepatu, tas, dan alat tulis yang sesuai dengan kebutuhan yang sudah tersedia lengkap di Pasar Raya Fase VII,” ujarnya.

    Untuk memaksimalkan potensi peningkatan transaksi di Pasar Raya Padang Fase VII, Dinas Perdagangan Kota Padang juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra strategis. Langkah tersebut dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

    Fizlan menyebut koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk sektor perbankan dan penyedia layanan transportasi daring.

    “Saat ini kita berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan pihak Grab, pihak Bank Nagari, bagaimana menggaet sektor perekonomian, terutama peningkatan daya beli masyarakat kita,” tambahnya.

    Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang turut mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi saat aktivitas pasar meningkat. Salah satu upaya yang disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar secara berkala untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap komoditas penting seperti minyak goreng, beras, dan cabai.

    Selain menjaga stabilitas pasokan kebutuhan pokok, pemerintah juga menyiapkan peningkatan fasilitas pendukung di kawasan Pasar Raya Padang Fase VII. Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana umum dalam rangka revitalisasi Pasar Raya yang akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

    Upaya pembenahan tersebut turut mencakup penambahan daya tarik kawasan pasar melalui pembangunan ikon baru berupa fasilitas air mancur. Pelaksanaan proyek tersebut direncanakan berlangsung mulai 23 Juni hingga 31 Desember 2026. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *