Pasukan Kuning di Solsel Tambah Jam Kerja di Lokasi Wisata Saat Libur Lebaran
Solok Selatan,Ayosumbar.id — Meski suasana libur Idul Fitri 1447 Hijriah identik dengan waktu berkumpul bersama keluarga, namun tidak bagi bagi pasukan kuning (tenaga kebersihan) di Kabupaten Solok Selatan. Mereka beranggotakan puluhan orang itu tetap menjalankan tugasnya. Bahkan selama masa libur Lebaran tahun 2026 ini, mereka mendapatkan tambahan jam kerja hingga tiga jam setiap hari.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Lingkungan Hidup dan Perhubungan Solok Selatan, Alvinosendra, menjelaskan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan jalan kawasan pusat kota dan pusat keramaian serta di sejumlah kawasan wisata di daerah itu tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang berkunjung selama libur Lebaran.
Di Solok Selatan sendiri kayanya, ada sebanyak 47 petugas kebersihan tetap bertugas seperti biasa selama masa libur Lebaran.
“Bahkan mereka dijadwalkan lembur tiga jam setiap hari, terutama di lokasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung. Tugas itu, setelah mereka menyelesaikan tugas harian seperti biasanya dari pukul 06.00 wib hingga pukul 10.00 pagi,” ujar Alvinosendra, Selasa (17/3/2026) pagi saat dihubungi via handphone.
Menurutnya, pada pagi hari saat Idul Fitri, petugas hanya bekerja mulai pukul 05.30 WIB hingga pukul 07.00 WIB agar tetap memiliki waktu melaksanakan salat Id bersama keluarga. Setelah itu, pada siang atau sore hari mereka kembali bekerja untuk melakukan pembersihan di kawasan wisata.
Beberapa lokasi yang menjadi fokus penugasan tambahan antara lain kawasan wisata Hot Water Boom Sapan Maluluang serta kawasan budaya Saribu Rumah Gadang. Kedua destinasi tersebut biasanya menjadi magnet wisata saat libur Lebaran.
“Selama Lebaran petugas tetap bekerja seperti biasa. Bahkan mereka kita tugaskan lembur di kawasan objek wisata agar lingkungan tetap bersih dan asri, sehingga pengunjung merasa nyaman,” paparnya.
Dari total 47 petugas, terdiri dari tenaga kebersihan, sopir, hingga pengendara becak motor pengangkut sampah. Sebanyak 21 orang bertugas di wilayah Kecamatan Sangir, sementara 26 orang lainnya ditempatkan di Muara Labuh.
Dalam pengaturan tambahan selama Lebaran, setiap hari delapan petugas ditempatkan di kawasan Hot Water Boom dan sepuluh orang di kawasan Saribu Rumah Gadang. Sementara tugas rutin tetap berjalan seperti biasa pada pagi hari hingga pukul 10.00 WIB.
“Sementara untuk objek wisata Goa Batu Kapal, tidak dilakukan penambahan petugas karena pengelolaannya telah dibantu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat,” papar pria yang akrab disapa Pak On itu.
Di kawasan Saribu Rumah Gadang, sebut Alvino, petugas juga diarahkan untuk membersihkan sampah yang berpotensi menumpuk di sepanjang aliran Sungai Batang Bangko yang berada di sekitar kawasan wisata budaya tersebut.
Alvinosendra menegaskan pihaknya telah menyusun peta kerja atau road map penugasan bagi seluruh pasukan kuning agar pekerjaan selama libur Lebaran dapat berjalan efektif.
“Semua sudah kita atur, mulai dari jadwal kerja hingga pembagian tugas tambahan selama Lebaran, sehingga pelayanan kebersihan tetap maksimal selama libur lebaran,” tutupnya. (adi)
