Pekerja Media di Bukittinggi-Agam Bentuk PC FSP PPMI, Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan
Bukittinggi, AyoSumbar.id – Pekerja media bersama sejumlah organisasi profesi wartawan di wilayah Bukittinggi dan Agam, Sumatera Barat resmi membentuk Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Penerbitan, Percetakan, dan Media Informasi Bukittinggi.
Pembentukan organisasi ini dihadiri berbagai unsur profesi media, di antaranya Bukittinggi Press Club, Persatuan Wartawan Indonesia, Serikat Media Siber Indonesia, Kolaborasi Jurnalis Independen, Sindikasi Media Indonesia, Asosiasi Pewarta Pers Indonesia, serta Wartawan Parlemen Bukittinggi (WPB). Kegiatan ini juga melibatkan unsur Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia.
Koordinator pembentukan PC FSP PPMI Bukittinggi, Wahyu Sikumbang, mengatakan kehadiran organisasi ini merupakan respons atas dinamika industri media yang semakin kompleks, terutama terkait perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja.
“PC FSP PPMI Bukittinggi hadir sebagai wadah kolektif untuk memperjuangkan hak-hak pekerja media. Kami ingin memastikan tidak ada lagi pekerja media yang berjuang sendirian dalam menghadapi persoalan ketenagakerjaan,” ujarnya, Kamis (16/4).
Menurut Wahyu, pekerja media memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi, sehingga aspek perlindungan dan kesejahteraan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik.
Ia menilai kondisi kerja yang layak akan berdampak langsung pada kualitas produk jurnalistik yang dihasilkan. Karena itu, keberadaan organisasi ini diharapkan mampu menjadi penguat posisi pekerja media di daerah.
Dalam forum tersebut, peserta juga menyepakati pentingnya penyamaan persepsi terkait peran organisasi sebagai wadah perjuangan pekerja di sektor penerbitan, percetakan, dan media informasi.
Selain itu, rapat menetapkan struktur pengurus awal yang akan menjalankan roda organisasi dalam masa caretaker hingga pelaksanaan Musyawarah Cabang pertama.
Secara aklamasi, terpilih Wahyu Sikumbang sebagai ketua, Bayu Ramadhan sebagai sekretaris, dan Nia Gusniati sebagai bendahara. Struktur pengurus juga dilengkapi sejumlah bidang strategis seperti advokasi dan hukum, sosial dan kehumasan, serta pendidikan dan pengembangan.
Perwakilan KSPSI Bukittinggi, Jimmy Hendrik, Roni Chandra, dan Devi Erawati, menyambut baik pembentukan organisasi tersebut dan mendorong agar segera dilaporkan secara berjenjang ke tingkat pimpinan di atasnya.
Ke depan, PC FSP PPMI Bukittinggi akan memprioritaskan program advokasi sengketa ketenagakerjaan, edukasi hak pekerja media, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor media.
Pembentukan ini diharapkan menjadi tonggak awal dalam memperkuat posisi tawar pekerja media di daerah, sekaligus membangun solidaritas yang lebih kokoh di tengah perubahan industri yang terus berkembang.
