AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
756 view

Pelatihan Dasar Manajemen Bencana di Padang Diikuti 60 Peserta

Foto dokumentasi dari peristiwa besar yang melibatkan Pelatihan dasar manajemen bencana.
Wako Padang, Fadly Amran, saat membuka Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Pelatihan dasar manajemen bencana Tahun 2026 resmi dibuka Wali Kota Padang Fadly Amran di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026). Pelatihan yang digelar BPBD Kota Padang itu diikuti Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Padang Timur.

Pelatihan tersebut berlangsung selama lima hari hingga 25 September 2026. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan KSB dalam menghadapi sekaligus memitigasi potensi bencana di wilayahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan peserta dipilih dari KSB yang berpotensi menjadi pengajar atau trainer dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

“Pelatihan ini diadakan selama lima hari, sampai dengan 25 September 2026 mendatang. Peserta pelatihan ini ditujukan kepada KSB yang memiliki potensi menjadi pengajar atau trainer dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, sebanyak 60 orang peserta,” terang Hendri Zulviton.

Menurut Wali Kota Padang Fadly Amran, keberadaan KSB memiliki posisi penting dalam kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana di Kota Padang. Wilayah tersebut memiliki potensi gempa bumi, hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin puting beliung.

Fadly juga mengapresiasi dukungan Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim melalui Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Padang. Dukungan itu turut menunjang pelaksanaan pelatihan manajemen bencana.

“Kita apresiasi Bapak Helmi Moesim yang begitu peduli terhadap seluruh kemajuan pembangunan Kota Padang, dan juga telah banyak berkontribusi terhadap program-program unggulan Pemerintah Kota Padang,” jelas Fadly Amran.

Katanya, Kota Padang memiliki berbagai jenis bencana. Ketika nanti terjadi suatu bencana, harus terpetakan dengan baik. Siapa, di mana, dan bagaimana penanganan pertama harus diberikan dan dilakukan.

“Kita harus betul-betul meningkatkan kesiapsiagaan dan kesigapan kita dalam menghadapi bencana, karena ini sesuai dengan program unggulan kita yaitu Padang Sigap. Maka dari itu, amanah yang kita pegang dalam pelatihan ini harus betul-betul dijalankan dengan baik,” sambungnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim menilai pelatihan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan kapasitas KSB. Pemerintah kota, menurutnya, menempatkan KSB sebagai mitra dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana.

“Pemerintah kota memandang KSB sebagai mitra pemerintah dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana. Karena itu, kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas, membangun koordinasi, serta memperkuat peran KSB di tengah masyarakat,” ujar Helmi Moesim.

Pembukaan pelatihan dasar manajemen bencana itu turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat Medi Iswandi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, serta Camat Padang Selatan Aidil Zulhani.

Melalui pelatihan tersebut, KSB Kecamatan Padang Timur dipersiapkan untuk memiliki kemampuan yang lebih tangguh, responsif, dan terorganisir dalam mendukung penanganan kebencanaan di tingkat kelurahan. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version