Peletakan Batu Pertama Pesantren Miftahul Jannah, Aprinaldi: Dukung Penguatan Pendidikan Agama
Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Peletakan batu pertama pembangunan Pesantren Miftahul Jannah di Korong Campago, Nagari Campago Barat, dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi. Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan pengukuran perencanaan pembangunan pondok santri yang merupakan Pokok Pikiran (Pokir) Aprinaldi sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan pendidikan dan pembinaan generasi muda di bidang keagamaan.
Kegiatan itu menjadi langkah awal pembangunan sarana pendidikan keagamaan yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Pembangunan pondok Pesantren Miftahul Jannah ini merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda kita. Kami ingin hadir memberikan dukungan nyata bagi pendidikan agama di tengah masyarakat,” ujar Aprinaldi, kemarin.
Ia mengatakan, keberadaan pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang kuat serta akhlak yang baik.
“Pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga tempat membina karakter, disiplin, dan moral generasi muda agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan daerah,” katanya.
Menurutnya, dukungan terhadap pembangunan fasilitas pendidikan keagamaan harus terus diperkuat agar generasi muda memiliki pondasi moral dan spiritual yang baik di tengah perkembangan zaman.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar hingga selesai dan nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya para santri,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hendra Halim dari Fraksi PAN bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.
Hendra Halim menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan Pesantren Miftahul Jannah sebagai upaya memperkuat pendidikan keagamaan di daerah.
“Pembangunan pesantren seperti ini sangat penting untuk mendukung pembentukan generasi muda yang religius, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan pesantren nantinya mampu menjadi pusat pembinaan generasi muda sekaligus melahirkan santri-santri yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Semoga pesantren ini menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak, cerdas, dan mampu membawa manfaat bagi daerah maupun masyarakat luas,” tutupnya. (*)
