AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
3,836 view

Pemkab Agam Beri Pakaian Sekolah Lengkap ke Anak Terdampak Bencana

Laporan langsung: fakta terbaru dan opini publik tentang Pakaian sekolah lengkap.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, saat menyerahkan bantu pakaian sekolah kepada salah seorang murid SDN 05 Kayu Pasak. (Foto: Diskominfo Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Pemerintah Kabupaten Agam menyalurkan bantuan pakaian sekolah lengkap bagi anak-anak terdampak bencana alam sebagai upaya menjaga keberlanjutan pendidikan pascabencana.

Penyaluran bantuan pakaian sekolah tersebut berlangsung pada Minggu (4/1/2026), dengan total 97 paket pakaian sekolah lengkap yang diberikan kepada murid SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan. Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menyerahkan bantuan secara simbolis bersama unsur pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja dan pihak terkait lainnya.

Wakil Bupati Agam berharap bantuan itu mampu mengembalikan semangat belajar anak-anak, khususnya saat memasuki semester baru pascabencana. “Dengan disalurkannya bantuan ini, semoga anak-anak kita kembali bersemangat untuk sekolah memasuki semester baru pascabencana,” ujar Muhammad Iqbal.

Ia menegaskan, bantuan pakaian sekolah lengkap tersebut tidak hanya ditujukan bagi murid SDN 05 Kayu Pasak, tetapi juga menyasar seluruh anak didik yang terdampak bencana di Kabupaten Agam. “Ini sudah menjadi komitmen kita, bagaimana anak didik yang terdampak bencana sebulan lalu diberikan bantuan, supaya mereka tetap bisa mengikuti proses belajar mengajar dengan tenang dan percaya diri,” katanya.

Muhammad Iqbal mengaku prihatin dengan kondisi anak-anak yang akan kembali bersekolah setelah libur semester, sementara sebagian fasilitas pendidikan rusak dan bahkan masih digunakan sebagai lokasi pengungsian. Ia menyebut pemerintah daerah tengah mempercepat pembangunan hunian sementara agar sekolah dapat kembali difungsikan.

Dalam memastikan proses pendidikan tetap berjalan, Pemkab Agam menerapkan sejumlah kebijakan, termasuk menggabungkan sementara kegiatan belajar murid dari sekolah yang rusak ke sekolah lain serta membangun sekolah darurat. “Dalam kondisi apa pun, anak-anak harus tetap mendapatkan pendidikan. Mereka adalah harapan orang tua dan bangsa ini di masa mendatang,” tegas Wabup.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam Andri mengatakan, beberapa sekolah di daerah itu mengalami kerusakan akibat bencana alam. “Untuk memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan, kita akan membangun sekolah darurat. Selain itu, sebagian kegiatan belajar dipindahkan ke MDA, serta digabungkan dengan sekolah lain yang masih memungkinkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan mengajukan bantuan ke pemerintah pusat untuk penanganan sekolah-sekolah yang rusak. “Terkait sekolah yang rusak, kita akan meminta bantuan kepada pemerintah pusat, agar sekolah-sekolah ini bisa diperbaiki atau dibangun kembali,” ujarnya.

Secara keseluruhan, Andri menyebutkan lebih dari 1.800 anak didik di Kabupaten Agam dari seluruh jenjang pendidikan akan menerima bantuan pakaian sekolah lengkap. Mereka berasal dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan komitmennya agar tidak ada anak yang kehilangan hak pendidikan meskipun berada dalam situasi pascabencana. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Arditono
St Batuah
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version