AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
5,299 view

Pemkab Pasaman Edukasi Mahasiswa Pahami Pasar Modal dan Literasi Keuangan

Gambar jurnalistik yang memberikan wawasan mendalam tentang Pasar modal.
Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, bersama Kepala BRI, OJK Sumbar, dan moderator acara saat acara sosialisasi di Gedung Syamsiar Thaib, Lubuk Sikaping (25/11/2025). (Foto: Diskominfo Pasaman)

Pasaman, AyoSumbar.id – Pemkab Pasaman memperkuat literasi keuangan dan pemahaman tentang pasar modal bagi mahasiswa di daerahnya. Sosialisasi diadakan di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk Sikaping, Selasa (25/11/2025).

Kegiatan itu menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam membekali generasi muda dengan kemampuan mengelola keuangan dan memahami instrumen investasi secara lebih matang.

Mahasiswa dari Institut Teknologi dan Ilmu Sosial (ITS) Khatulistiwa YAPPAS serta Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI–YDI) Lubuk Sikaping mengikuti sosialisasi ini dengan antusias.

Sejumlah OPD terkait dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Pasaman juga hadir untuk mendukung peningkatan literasi keuangan di daerah.

Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, menegaskan pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda. Ia menekankan bahwa kemampuan mengelola pendapatan, menabung, berinvestasi secara bijak, mengatur utang, hingga merancang keuangan jangka panjang sangat dibutuhkan.

Kabag Perekonomian, M. Yasrin Syahputra, yang juga menjabat Plt. Asisten II, memandu kegiatan sebagai moderator. Ia menilai rasa ingin tahu mahasiswa yang tinggi membuat suasana sosialisasi lebih hidup dan interaktif.

Yasrin menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat keterampilan dan pemahaman mahasiswa dalam mengelola keuangan sekaligus memahami pasar modal agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yaitu Syarifah Soraya dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat dan Pimpinan BRI Lubuk Sikaping, Muhammad Sulaiman.

Keduanya menjelaskan peran OJK dalam mengawasi industri jasa keuangan serta pentingnya memahami instrumen keuangan dan pasar modal di era digital.

Pemkab Pasaman berharap kegiatan ini mampu mendorong mahasiswa menjadi lebih melek keuangan, memahami risiko investasi, serta mengambil keputusan finansial yang bijak.

Sosialisasi itu juga menjadi langkah nyata dalam memperluas inklusi keuangan di daerah, selaras dengan program nasional peningkatan literasi keuangan masyarakat. (*)

Avatar of M. Abdi Lubis
Avatar of Arditono
M. Abdi Lubis
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version