AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,317 view

Perbaikan Jembatan dan Normalisasi Sungai di Padang Dikebut

Foto yang menangkap momentum penting terkait isu Perbaikan jembatan dan normalisasi sungai.
Pekerjaan normalisasi sungai dilakukan Dinas PUPR Kota Padang di kawasan Jalan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Perbaikan jembatan dan normalisasi sungai terus dilakukan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah lokasi terdampak bencana, Sabtu (15/8/2026). Pekerjaan mencakup sejumlah jembatan dan plat duiker hingga normalisasi sungai di kawasan Pasar Lalang.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan penanganan infrastruktur dilakukan secara bertahap di berbagai titik. Selain akses penghubung, pekerjaan juga mencakup perbaikan cekdam dan penguatan tebing sungai.

Sejumlah pekerjaan yang sedang berlangsung meliputi perbaikan plat duiker di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Dinas PUPR juga menangani Jembatan Kampung Baru di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Pekerjaan lainnya berada di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, berupa perbaikan Jembatan Gantung serta plat duiker di Jalan Rimbo Tarok. Seluruh pekerjaan diarahkan untuk mempertahankan fungsi infrastruktur sehingga tetap aman dan mendukung mobilitas masyarakat.

Di kawasan Jalan Pasar Lalang, Kecamatan Kuranji, Dinas PUPR Kota Padang juga mengerjakan normalisasi sungai. Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi gangguan yang dapat ditimbulkan oleh sedimentasi.

Malvi Hendri menyebut perbaikan cekdam telah dimulai di sejumlah lokasi, termasuk D.I. Limau Manis, D.I. Lubuk Laweh, dan D.I. Baringin. Penguatan tebing sungai juga dikerjakan di D.I. Sungkai, Pasar Lalang, Lubuk Minturun, serta beberapa titik lain yang terdampak.

“Untuk perbaikan cekdam, saat ini sudah mulai dilakukan di beberapa titik, seperti D.I. Limau Manis, D.I. Lubuk Laweh, dan D.I. Baringin. Penguatan tebing sungai juga dilakukan di D.I. Sungkai, Pasar Lalang, Lubuk Minturun, serta beberapa titik lainnya yang terdampak,” ujar Malvi Hendri.

Menurut Malvi, pelaksanaan pekerjaan sejauh ini masih berjalan sesuai jadwal dan target yang tercantum dalam kontrak. Progres pekerjaan juga berada dalam kondisi positif.

Pelaksanaan di lapangan tetap menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya akses menuju lokasi pekerjaan, kondisi sosial masyarakat pada titik yang bersinggungan dengan aktivitas ekonomi warga, serta kondisi cuaca.

” Kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu juga menjadi tantangan bagi kita untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan tepat mutu sesuai target serta spesifikasi pekerjaan. Data BMKG menjadi pedoman dan acuan dalam pelaksanaan, karena kita juga harus memastikan faktor keselamatan pekerja pada setiap tahapan, selain penyelesaian pekerjaan itu sendiri,” jelasnya.

Pemko Padang juga terus berkoordinasi dengan kementerian terkait melalui balai serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam penanganan infrastruktur yang terdampak bencana.

Malvi berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat diselesaikan secara bertahap sesuai sasaran yang telah ditetapkan.

“Secara bertahap, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana dapat kita selesaikan. Mohon bersabar dan kami mohon dukungannya agar pekerjaan ini bisa kita selesaikan dengan baik sesuai target yang diharapkan,” tutupnya.

Perbaikan jembatan dan normalisasi sungai menjadi bagian dari penanganan bertahap Dinas PUPR Kota Padang terhadap infrastruktur terdampak bencana. Pelaksanaan pekerjaan tetap mempertimbangkan target, mutu pekerjaan, kondisi cuaca, akses lokasi, serta keselamatan pekerja. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version