BREAKING NEWS
    1,967 view

    Perda Sumbar Nomor 1 Tahun 2020 Dorong Pengembangan Pariwisata Anduriang sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat

    Waktu Baca: 3 menit
    Anggota DPRD Sumbar, Endarmi, menyampaikan materi Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 1 Tahun 2020 di Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. (Foto: Humas DPRD Sumbar)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Perda Sumbar Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal menjadi fokus sosialisasi yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmi, di Jorong Lubuak Napa, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

    Dalam kegiatan tersebut, Endarmi menekankan pentingnya sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat apabila ditunjang infrastruktur yang memadai dan pengelolaan yang berkelanjutan.

    Sosialisasi tersebut tidak hanya bertujuan menyebarluaskan substansi regulasi daerah, tetapi juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat terkait pengembangan berbagai potensi wisata yang dimiliki Nagari Anduriang.

    Dalam pemaparannya, Endarmi menyampaikan bahwa Nagari Anduriang memiliki kekayaan alam yang berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Padang Pariaman. Namun, potensi tersebut dinilai belum tergarap secara optimal karena masih terbatasnya sarana pendukung serta akses menuju lokasi wisata.

    “Potensi wisata di Anduriang sangat besar. Yang dibutuhkan sekarang adalah peningkatan infrastruktur, akses jalan, fasilitas pendukung, dan penataan kawasan wisata agar mampu menarik lebih banyak wisatawan,” kata Endarmi.

    Anggota Komisi V DPRD Sumbar itu menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat Anduriang, terutama pembangunan infrastruktur dasar yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan perkembangan sektor pariwisata.

    Menurutnya, sejumlah usulan pembangunan yang terus didorong meliputi peningkatan kualitas jalan, perbaikan fasilitas umum, serta rehabilitasi jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana alam yang terjadi pada tahun lalu.

    Endarmi menilai objek wisata Air Terjun Pelangi dan kawasan wisata arung jeram merupakan aset daerah yang memiliki daya tarik besar bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Dengan dukungan akses yang lebih baik dan promosi yang optimal, destinasi tersebut berpeluang menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat setempat.

    “Pariwisata tidak hanya bicara soal objek wisata. Ketika wisata berkembang, sektor usaha masyarakat juga ikut bergerak, mulai dari kuliner, transportasi, penginapan, hingga usaha ekonomi kreatif lainnya,” ujarnya.

    Ia menambahkan, keberadaannya di Komisi V DPRD Sumbar yang bermitra dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait akan terus dimanfaatkan untuk memperjuangkan program-program yang mendukung pengembangan destinasi wisata di daerah pemilihannya.

    Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif. Berbagai masukan dan usulan disampaikan masyarakat untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Nagari Anduriang.

    Wali Korong Asam Pulau, Dani, mengusulkan pengembangan kawasan agrowisata berbasis kebun durian yang dipadukan dengan fasilitas perkemahan serta penginapan bagi wisatawan. Menurutnya, konsep tersebut dapat menjadi daya tarik baru yang mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

    Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Korong Kampuang Tangah mengusulkan pengembangan wisata Anduriang River Tubing dan rafting dengan memanfaatkan aliran sungai yang dinilai memiliki potensi besar untuk wisata minat khusus dan olahraga alam.

    Beragam gagasan yang mengemuka dalam diskusi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nagari.

    Sosialisasi Perda Sumbar Nomor 1 Tahun 2020 itu turut dihadiri Camat 2×11 Kayu Tanam, Wali Nagari Anduriang, para wali korong, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

    Melalui sosialisasi tersebut, Endarmi berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi wisata daerah. Upaya itu diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat posisi Padang Pariaman sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of TimAS
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *