BREAKING NEWS
    6,188 view

    Perkuat Nasionalisme, Mahasiswa ITS Khatulistiwa Ikuti PPAB GMNI Pasaman

    Waktu Baca: 3 menit
    Puluhan Mahasiswa ITS Khatulistiwa foto bersama usai mengikuti PPAB GMNI Pasaman Angkatan VIII di Lubuk Sikaping, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi GMNI Pasaman untuk memperkuat kaderisasi dan menanamkan nilai Pancasila serta Marhaenisme kepada generasi muda. (Foto: GMNI Pasaman)

    Pasaman, AyoSumbar.id – Mahasiswa ITS Khatulistiwa kembali menunjukkan kiprahnya melalui keterlibatan aktif dalam Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Pasaman. Kegiatan yang berlangsung pada 2-3 Desember 2025 di Lubuk Sikaping itu, menjadi momentum penting bagi kader muda untuk memperdalam nilai Pancasila dan Marhaenisme.

    Puluhan mahasiswa dari jurusan Manajemen dan Hukum Institut Teknologi dan Ilmu Sosial (ITS) Khatulistiwa Pasaman mengikuti rangkaian kaderisasi tersebut. PPAB angkatan kedelapan yang dipusatkan di Room Meeting Kafe Uwo pada Rabu (3/12/2025) menjadi catatan sejarah baru bagi GMNI Pasaman dalam mengokohkan proses kaderisasi formal di daerah.

    Mengusung tema “Memahami nilai-nilai Pancasila dan Marhanisme mewujudkan cita-cita Bangsa Indonesia”, kegiatan ini bertujuan menanamkan kembali semangat Marhaenisme sebagai landasan perjuangan pemuda di tengah tantangan globalisasi.

    Ketua DPC GMNI Pasaman, Andan Hasayangan Hasibuan, yang didampingi Sekretaris DPC Rezki Febri Khaira, menegaskan bahwa PPAB menjadi ruang penting untuk menumbuhkan karakter mahasiswa yang berpihak pada rakyat. Ia menyebut kegiatan ini sebagai upaya membentuk generasi yang kritis, nasionalis, dan responsif terhadap perubahan zaman.

    “GMNI berperan penting mencetak generasi muda yang berkomitmen terhadap pembangunan daerah. Marhaenisme dan nasionalisme adalah roh perjuangan rakyat kecil, dan semangat ini harus terus hidup agar mahasiswa tidak tercerabut dari nilai kebangsaan,” ujar Andan.

    Ia menambahkan bahwa keberadaan GMNI di Pasaman diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam melahirkan kader-kader terbaik yang peka terhadap persoalan masyarakat.

    Ketua Panitia PPAB, Ahmad Bakhri yang juga Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC GMNI Pasaman, turut menegaskan bahwa kegiatan angkatan kedelapan ini merupakan kelanjutan langkah konsolidasi organisasi untuk memperkuat basis kader di tingkat lokal.

    “Kami ingin GMNI semakin dikenal masyarakat Pasaman. Melalui PPAB ini, kami berharap lahir kader-kader pejuang yang berkarakter, berani bersuara, dan siap berdiri bersama rakyat,” ungkapnya.

    Pemateri PPAB, Dede Kurnia Esysa, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja panitia dan semangat para peserta. Ia menilai proses kaderisasi kali ini berjalan lebih solid karena dilakukan dengan semangat gotong royong.

    “Antusiasme peserta sangat tinggi. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjalankan roda organisasi. Kegiatan ini juga menandai babak baru perjalanan GMNI Pasaman,” ujar Dede, yang merupakan pengurus DPP GMNI periode 2025–2028.

    Salah satu peserta PPAB, Dio—mahasiswa Hukum ITS Khatulistiwa—mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut. “Saya ingin memahami ideologi Marhaenisme dan belajar bagaimana berjuang untuk rakyat. Saya yakin GMNI mampu membentuk karakter mahasiswa yang kritis dan peduli masyarakat,” ungkapnya.

    PPAB GMNI Pasaman resmi dibuka dengan kehadiran sejumlah tokoh seperti mantan Ketua Cabang GMNI pertama Wahyudi, pengurus DPD GMNI Sumbar, Ketua DPC GMNI Pasaman, serta puluhan peserta lainnya. Dengan dimulainya PPAB angkatan kedelapan ini, GMNI Pasaman kembali melanjutkan perjalanan panjang dalam dinamika gerakan mahasiswa di daerah. (*)

    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of Arditono
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *