AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,317 view

Persoalan Infrastruktur Nagari jadi Prioritas Program Pembangunan Daerah

Momen menarik dalam berita yang melibatkan Persoalan infrastruktur nagari.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis meninjau irigasi Batang Ampalu di Nagari Lurah Ampalu dan meminta pembangunan bendungan segera diprogramkan. (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Persoalan infrastruktur nagari menjadi fokus tindak lanjut Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui program pembangunan daerah. Perbaikan irigasi, pembangunan jembatan, peningkatan jalan, hingga peremajaan tanaman kelapa diminta Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis segera masuk dalam agenda pembangunan.

Saat meninjau Irigasi Batang Ampalu di Korong Ampek Jirek, Nagari Lurah Ampalu, John Kenedy Azis meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera memprogramkan pembangunan bendungan di aliran Sungai Batang Ampalu.

“Jaringan irigasi ini harus berfungsi optimal agar lahan pertanian masyarakat bisa terairi dengan baik. Karena itu, pembangunan bendungan perlu segera diprogramkan,” kata John Kenedy Azis saat meninjau lokasi, kemarin.

Masih di Nagari Lurah Ampalu, Bupati juga meninjau Jalan Lingkar Surau Bungo yang selama ini diusulkan masyarakat untuk diaspal. Ia meminta pembangunan jalan tersebut dimasukkan sebagai salah satu prioritas pada 2027.

“Jalan ini sudah lama diusulkan masyarakat. Saya minta pembangunannya menjadi salah satu prioritas pada 2027,” ujarnya.

Di Korong Guguak, John Kenedy Azis berdialog dengan masyarakat yang menyampaikan berbagai persoalan di bidang pertanian, kondisi ekonomi, serta dampak inflasi terhadap kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan program pembangunan sesuai kebutuhan warga.

“Kami ingin memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir langsung di lapangan, melihat kondisi riil, dan mendengarkan aspirasi warga tanpa sekat,” katanya.

Perhatian terhadap sektor pertanian juga ditunjukkan saat Bupati meninjau kawasan perkebunan kelapa di Nagari Koto Dalam. Melihat banyaknya tanaman kelapa yang sudah tua, ia meminta Dinas Pertanian menyusun program peremajaan tanaman dan mengembangkan kawasan tersebut sebagai sentra produksi kelapa.

“Potensi kelapa di daerah ini sangat besar. Kita ingin Padang Pariaman menjadi salah satu daerah penghasil kelapa utama di Sumatera Barat melalui pengembangan kawasan kampung kelapa,” ujarnya.

Di Pasar Padang Sago, Bupati menginstruksikan pembangunan fasilitas MCK dan musala. Ia juga meminta pengelolaan kebersihan pasar ditingkatkan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

“Pasar yang bersih dan memiliki fasilitas memadai akan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, John Kenedy Azis meninjau Jembatan Padang Mantuang yang belum permanen dan meminta pembangunannya dimasukkan ke dalam program tahun 2027.

Ia juga meninjau Irigasi Padang Lapai di Nagari Guguak yang dikeluhkan masyarakat karena tidak berfungsi dengan baik. Menurutnya, persoalan irigasi tersebut harus segera ditangani karena berkaitan langsung dengan kebutuhan petani dan produktivitas pertanian.

“Masalah irigasi ini harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan petani dan produktivitas pertanian masyarakat,” katanya.

Selain itu, Bupati meninjau lahan pertanian yang rusak akibat banjir Sungai Sipisang saat bencana hidrometeorologi. Ia meminta Dinas Pertanian memastikan kawasan terdampak masuk dalam program optimalisasi lahan (Oplah) dari pemerintah pusat.

“Kita ingin proses pemulihan lahan pertanian ini bisa dilakukan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali berproduksi,” ujarnya.

Kunjungan juga dilakukan ke lokasi pembangunan Jembatan Gantung Sipinang di Nagari Anduring yang hanyut diterjang banjir. Di lokasi tersebut, Bupati menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait pembangunan nagari.

Rangkaian kunjungan diakhiri di Korong Padang Limau, Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, dengan meninjau ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Padang Limau dan Nagari Ambuang Kapua yang belum mendapatkan perbaikan aspal selama puluhan tahun. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of TimAS
Putri Maharani
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version