Pesan Gubernur Sumbar, Semua Anak Solok Selatan Harus Sekolah
Solok Selatan,Ayosumbar.id — Komitmen Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Dalam waktu dekat, program sekolah gratis untuk seluruh jenjang pendidikan di daerah tersebut akan mulai direalisasikan, sehingga masyarakat tidak lagi dibebani biaya pendidikan.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh anak. Karena itu, pemerintah provinsi siap bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk mendukung pembiayaan pendidikan, khususnya bagi siswa SMA dan SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi.
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman, Nagari Lubuk Gadang Barat Daya, Kecamatan Sangir.
Menurutnya, langkah yang diambil pemerintah daerah dengan menyediakan seragam sekolah gratis merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda.
“Pak Bupati punya niat baik membantu anak-anak Solok Selatan melalui pemberian seragam sekolah. Kita tidak boleh putus asa dalam membangun pendidikan. Insyaallah semua berjalan baik sehingga tidak ada lagi anak Solok Selatan yang tidak bersekolah. Semuanya harus sekolah,” ujarnya.
Kabar baik tersebut disambut antusias oleh Bupati Khairunas. Ia menyebut rencana sekolah gratis ini merupakan hasil pembahasan yang telah dilakukan sejak tahun lalu antara pemerintah kabupaten dan provinsi.
“Hari ini masyarakat Solok Selatan mendapat kabar menggembirakan. Kerja sama dengan pemerintah provinsi akan segera direalisasikan. Mulai bulan ini, biaya pendidikan untuk SMA dan SMK yang berada di bawah kewenangan provinsi akan digratiskan karena ditanggung pemerintah,” kata Khairunas.
Program pendidikan gratis ini juga akan berjalan seiring dengan kebijakan pemberian seragam sekolah gratis setiap tahun ajaran baru. Sejak diluncurkan pada 2021, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tercatat telah menyalurkan sebanyak 99.934 stel seragam sekolah kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
“Pemerintah berharap beban ekonomi orang tua dapat berkurang, sehingga tidak ada lagi anak di Solok Selatan yang terhambat mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan biaya,” tuturnya. (adi)
