BREAKING NEWS
    2,443 view

    Porprov Sumbar XVI Dimulai 2 Oktober, Gubernur Apresiasi Kesiapan Mentawai

    Waktu Baca: 3 menit
    Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kesiapan pelaksanaan Porprov Sumbar XVI Tahun 2026. (Foto: ADPSB Pemprov Sumbar)

    Padang, AyoSumbar.id – Porprov Sumbar XVI Tahun 2026 dipastikan berlangsung pada 2-14 Oktober 2026, dengan Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi salah satu daerah tuan rumah bersama untuk lima cabang olahraga (cabor).

    Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam menyambut pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

    Porprov Sumbar XVI akan dibuka di Kota Solok pada 2 Oktober 2026. Sementara itu, acara penutupan dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026.

    “Melalui rakor kepala daerah terakhir yang dipimpin Pak Wagub, kembali ditegaskan bahwa pelaksanaan Porprov XVI Tahun 2026 dilaksanakan pada 2-14 Oktober, dengan pembukaan di Kota Solok,” ujar Mahyeldi.

    Kepastian jadwal itu merupakan hasil rangkaian pembahasan antara Pemerintah Provinsi Sumbar dengan pemerintah kabupaten dan kota. Salah satu pembahasannya berlangsung dalam Rapat Koordinasi Kepala Daerah pada 28 Agustus 2026 yang dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy.

    Bagi Mahyeldi, penyelenggaraan Porprov memiliki arti penting bagi pembinaan atlet. Ajang ini tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga bagian dari proses menyiapkan atlet Sumbar menuju berbagai kompetisi nasional.

    “Atlet kita sudah sangat merindukan event ini. Porprov juga menjadi rangkaian persiapan Sumatera Barat menuju prestasi di PON NTB-NTT-Jakarta Tahun 2028,” katanya.

    Porprov juga menjadi ruang untuk menjaring atlet potensial dari seluruh kabupaten dan kota di Sumbar. Atlet yang menunjukkan prestasi dapat memperoleh pembinaan lanjutan dari pengurus provinsi cabang olahraga bersama KONI Sumbar.

    “Bibit-bibit inilah nantinya yang akan mengukir prestasi dan meraih medali di ajang pesta olahraga multi-event terbesar tanah air,” ucapnya.

    Mahyeldi mengingatkan bahwa prestasi atlet dibentuk melalui proses panjang. Latihan, waktu, tenaga, pikiran, serta dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

    “Ajang Porprov menjadi wadah bagi mereka untuk mengorbitkan diri dan menapaki jenjang yang lebih tinggi ke tingkat nasional. Di sinilah peran pemerintah daerah hadir menyediakan wadah bagi atlet untuk menguji kemampuan mereka selama menjalani latihan,” tegas Mahyeldi.

    Jadwal Porprov Sumbar XVI Hasil Evaluasi

    Penyelenggaraan Porprov XVI telah melalui proses perencanaan dan evaluasi sejak 2025. Pemprov Sumbar menetapkannya melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-615-2025 dan kemudian diperkuat SK Gubernur Nomor 426-815-2025.

    Pada tahap awal, Porprov dirancang menggunakan konsep tuan rumah bersama kabupaten dan kota se-Sumbar. Jadwal awal pelaksanaannya ditetapkan pada Juni-Juli 2026.

    Evaluasi kesiapan anggaran bersama pemerintah kabupaten dan kota pada awal 2026 menghasilkan perubahan jadwal. Pelaksanaan akhirnya ditetapkan pada 2-14 Oktober 2026 melalui SK Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026.

    Pengaturan mengenai tuan rumah bersama, cabang olahraga, serta jadwal pertandingan kemudian dituangkan melalui SK Gubernur Nomor 426-377-2026.

    Tahapan persiapan berlanjut dengan soft launching Porprov XVI pada 27 Agustus 2026 di Istana Gubernur Sumbar. Acara itu dihadiri Gubernur Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy.

    Mahyeldi Minta Porprov Tidak Kembali Ditunda

    Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Mahyeldi meminta seluruh bupati dan wali kota se-Sumatera Barat serta KONI kabupaten dan kota memberikan dukungan penuh.

    Menurut Mahyeldi, Porprov telah delapan tahun tidak terlaksana dan sebelumnya mengalami dua kali penundaan. Karena itu, seluruh pihak diminta memastikan agenda olahraga tersebut berjalan sesuai jadwal.

    “Berbagai langkah dan upaya sudah dilakukan agar Porprov yang sudah delapan tahun tidak terlaksana dan jadwal penundaan sudah dua kali terundur. Tidak ada lagi cerita untuk ditunda-tunda,” tegasnya.

    Gubernur Sumbar itu berharap penyelenggaraan Porprov XVI menjadi momentum untuk kembali memperkuat pembinaan olahraga di Sumbar. Ajang tersebut sekaligus diharapkan menjawab penantian panjang para atlet Tuah Sakato.

    “Karena ajang ini merupakan harapan dan mimpi besar atlet Tuah Sakato yang sudah lama mereka dambakan,” pungkasnya. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *