BREAKING NEWS
    15,638 view

    Profil Desa Bungo Tanjuang di Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman

    Waktu Baca: 2 menit
    Simpang masuk ke Kantor Desa Bungo Tanjuang yang berada di Jalan Husni Thamrin, Kecamatan Pariaman Timur. (Foto: TimAS)

    Pariaman, AyoSumbar.id – Profil Desa Bungo Tanjuang di Kecamatan Pariaman Timur bukan sekadar titik di peta. Ia adalah representasi kehidupan yang seimbang antara kearifan lokal, kemajuan teknologi, dan kesiapsiagaan menghadapi tantangan alam.

    Dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Pariaman Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyesuaian Nama Desa dan Kelurahan, penamaan Desa Bungo Tanjung telah diubah menjadi Desa Bungo Tanjuang.

    Sekilas Profil Desa Bungo Tanjuang

    Dengan luas wilayah hanya 1,36 km², desa ini berhasil mempertahankan identitasnya sebagai desa kecil yang aktif, mandiri, dan adaptif di tengah perkembangan zaman.

    Terletak di Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Desa Bungo Tanjuang menempati 7,35 persen dari total luas wilayah kecamatan.

    Jumlah Penduduk Desa Bungo Tanjuang

    Dengan jumlah penduduk sebanyak 1.230 jiwa, terdiri dari 588 laki-laki dan 642 perempuan, desa ini menunjukkan keseimbangan demografis yang menarik.

    Dusun di Desa Bungo Tanjuang

    Keempat dusun di Desa Bungo Tanjuang yang menjadi bagian dari desa ini menjadi fondasi sosial yang solid, tempat interaksi warga dan nilai-nilai kekeluargaan tumbuh subur.

    Aksesibilitas dan Konektivitas

    Dari segi lokasi, Desa Bungo Tanjuang memiliki keunggulan geografis yang strategis. Hanya berjarak 3 kilometer dari pusat kecamatan dan 4 kilometer dari pusat kota, desa ini mudah dijangkau dan menjadi simpul penting dalam konektivitas wilayah Pariaman Timur.

    Kehadiran 1 menara telepon seluler dan dukungan dari 5 operator jaringan memastikan masyarakat tetap terhubung dengan dunia luar. Bahkan, kualitas sinyal di desa ini terbilang kuat berkat layanan 4G/LTE yang stabil dan merata.

    Fasilitas Ibadah dan Kehidupan Sosial

    Kehidupan spiritual warga Desa Bungo Tanjuang tercermin dari keberadaan 2 masjid dan 5 mushola yang tersebar di berbagai dusun.

    Tempat-tempat ibadah ini bukan hanya sebagai sarana keagamaan, tetapi juga menjadi ruang sosial yang memperkuat kebersamaan warga.

    Kesiapsiagaan dan Ketangguhan Bencana

    Meski belum memiliki perlengkapan keselamatan lengkap, Desa Bungo Tanjuang tak tinggal diam dalam menghadapi potensi bencana.

    Sistem peringatan dini, rambu-rambu jalur evakuasi, hingga upaya normalisasi sungai, kanal, tanggul, drainase, dan lingkungan pesisir telah menjadi bagian dari strategi mitigasi yang diterapkan.

    Ini menunjukkan bahwa meski skala wilayahnya kecil, desa ini berpikir jauh ke depan dalam melindungi warganya.

    Penutup

    Profil Desa Bungo Tanjuang memberi kita gambaran bahwa kemajuan tidak selalu datang dari wilayah besar dengan sumber daya melimpah.

    Dengan keterbatasan ruang, desa ini mampu menyeimbangkan kebutuhan dasar, konektivitas teknologi, dan antisipasi bencana. Bungo Tanjuang bukan sekadar desa; ia adalah miniatur kemajuan berwawasan lokal. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Arditono
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *