Profil Desa Matobe di Kecamatan Sipora Selatan, Mentawai
Mentawai, AyoSumbar.id – Profil Desa Matobe menjadi pintu masuk untuk mengenal lebih dekat salah satu desa yang terletak di Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Dengan luas wilayah yang mencakup sebagian kecil dari kecamatan ini, Desa Matobe memiliki peran penting dalam tatanan sosial, budaya, dan administratif daerah setempat.
Mari kita telusuri lebih jauh karakteristik desa ini, mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, hingga kehidupan keagamaannya.
Sekilas Profil Desa Matobe
Desa Matobe merupakan salah satu dari sekian banyak desa yang ada di Kecamatan Sipora Selatan. Terletak di bagian pesisir, desa ini memiliki luas wilayah sebesar 23,62 km².
Berarti luasnya mencakup sekitar 6,78% dari total luas kecamatan. Meski tidak terlalu luas, Desa Matobe memiliki kepadatan sosial dan kehidupan masyarakat yang cukup dinamis.
Jumlah Penduduk Desa Matobe
Pada tahun 2023, jumlah penduduk Desa Matobe tercatat sebanyak 1.265 jiwa, dengan rincian 668 laki-laki dan 597 perempuan. Sebaran penduduk ini tersebar di enam dusun.
Dusun di Desa Matobe
- Dusun Usutngai
- Dusun Maosa
- Dusun Panepuat
- Dusun Sosoroat
- Dusun Tunang Kaliou
- Dusun Gegetaet
Setiap dusun memiliki karakteristik tersendiri namun tetap bersatu dalam jalinan sosial yang kuat, mencerminkan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga dengan baik.
Keberagaman Agama dan Fasilitas Ibadah
Salah satu hal yang menarik dari Desa Matobe adalah keberagaman kehidupan beragama yang harmonis. Di desa ini terdapat:
- 1 Masjid
- 1 Mushola
- 3 Gereja Protestan
- 1 Gereja Katolik
Fasilitas ibadah ini menjadi pusat kegiatan spiritual sekaligus tempat berkumpul masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial-keagamaan. Harmoni antar umat beragama menjadi warna tersendiri dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Matobe.
Akses dan Jarak ke Pusat Pemerintahan
Secara geografis, Desa Matobe berjarak 10,90 km dari pusat pemerintahan Kecamatan Sipora Selatan dan juga 10,90 km ke pusat Kabupaten Mentawai.
Jika mengarah ke tingkat provinsi, jaraknya mencapai 187 km ke pusat pemerintahan Provinsi Sumatera Barat. Aksesibilitas ini cukup penting dalam mendukung pelayanan publik dan mobilitas masyarakat desa.
Penutup
Profil Desa Matobe bukan sekadar rangkaian data statistik, melainkan potret nyata kehidupan masyarakat yang bersahaja namun kaya akan nilai-nilai sosial dan kebudayaan.
Desa ini menyimpan potensi besar untuk berkembang melalui sinergi antara masyarakat lokal, pemerintah, dan pihak-pihak yang peduli terhadap pembangunan wilayah pesisir Kepulauan Mentawai. (*)
