Profil Nagari Koto Tangah Simalanggang di Kecamatan Payakumbuh, Limapuluh Kota
Limapuluh Kota, AyoSumbar.id – Profil Nagari Koto Tangah Simalanggang menyimpan potret menarik tentang sebuah wilayah yang memiliki keunikan geografis, sosial, hingga sarana kehidupan masyarakatnya. Terletak di Kecamatan Payakumbuh, nagari ini tampil sebagai salah satu nagari yang cukup menonjol baik dari sisi letak strategis maupun dinamika penduduknya.
Sekilas Profil Nagari Koto Tangah Simalanggang
Nagari Koto Tangah Simalanggang memiliki luas 3,75 km², yang mencakup sekitar 6,21 persen dari total luas Kecamatan Payakumbuh. Dari segi jarak, nagari ini hanya berlokasi sekitar 2 km dari pusat kecamatan, sementara ke ibu kota kabupaten jaraknya 14 km. Kedekatan ini menjadikan Koto Tangah Simalanggang cukup strategis dalam mobilitas warga.
Pembagian Jorong di Nagari Koto Tangah Simalanggang
Wilayah nagari ini terbagi ke dalam tiga jorong, yaitu:
- Jorong Tambun Ijuak
- Jorong Kapalo Koto
- Jorong Batu Nan Lima
Kondisi Kependudukan
Jumlah penduduk Koto Tangah Simalanggang di 2023 tercatat sebanyak 4.272 jiwa. Dari jumlah tersebut, 2.122 merupakan laki-laki dan 2.150 adalah perempuan, dengan rasio jenis kelamin 98,70.
Persentase penduduk nagari ini setara dengan 11,03 persen dari total penduduk kecamatan. Dengan kepadatan mencapai 474,14 jiwa per km², nagari ini menunjukkan tingkat hunian yang cukup tinggi di wilayahnya.
Kehidupan Keagamaan
Aktivitas keagamaan masyarakat didukung oleh keberadaan 3 masjid serta 3 mushala yang tersebar di kawasan nagari. Fasilitas ini menjadi pusat kegiatan spiritual sekaligus sosial warga setempat.
Sarana Transportasi
Akses transportasi di Koto Tangah Simalanggang didominasi oleh jalur darat. Angkutan umum beroperasi dengan trayek tetap, memudahkan mobilitas warga. Permukaan jalan di nagari ini sebagian besar telah beraspal atau dibeton, sehingga mendukung kelancaran lalu lintas antarwilayah.
Telekomunikasi
Dalam hal telekomunikasi, nagari ini telah memiliki 1 menara telepon seluler yang melayani 4 operator jaringan. Meski demikian, kekuatan sinyal masih tergolong lemah. Namun, jaringan 5G, 4G, dan LTE sudah tersedia, menjadi harapan akan perbaikan kualitas layanan di masa depan.
Kegiatan Perdagangan
Perekonomian lokal ditunjang oleh keberadaan satu pasar permanen yang dikenal dengan nama Pa Pokan Rabaa. Pasar ini rutin digelar setiap hari Rabu, menjadi pusat interaksi jual beli sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
Penutup
Secara keseluruhan, Profil Nagari Koto Tangah Simalanggang memperlihatkan bagaimana sebuah nagari dengan luas wilayah relatif kecil mampu menghadirkan dinamika kehidupan yang cukup kompleks.
Dari segi kependudukan yang padat, sarana transportasi memadai, hingga pasar mingguan yang hidup, nagari ini tidak hanya menjadi tempat bermukim, tetapi juga ruang tumbuhnya interaksi sosial dan ekonomi masyarakat Payakumbuh. (*)
