Profil Nagari Tanjung Bungo di Kecamatan Suliki, Limapuluh Kota
Limapuluh Kota, AyoSumbar.id – Profil Nagari Tanjung Bungo memperlihatkan gambaran lengkap tentang kondisi wilayah, kependudukan, serta potensi yang dimiliki nagari ini di Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota. Dengan karakteristik geografis, sosial, dan ekonomi yang khas, Tanjung Bungo menjadi bagian penting dalam dinamika masyarakat kecamatan.
Sekilas Profil Nagari Tanjung Bungo
Nagari Tanjung Bungo mempunyai luas 9,44 km², yang berarti sekitar 7,74 persen dari total luas Kecamatan Suliki. Letaknya berjarak 11 km dari pusat kecamatan dan sekitar 33 km dari ibu kota kabupaten. Dengan posisi ini, Tanjung Bungo masih terjangkau untuk aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat.
Pembagian Jorong di Nagari Tanjung Bungo
Nagari ini terbagi ke dalam empat jorong, yaitu:
- Jorong Lancaran
- Jorong Kubu Tongah
- Jorong Korek Ilia
- Jorong Batang Linjuang
Keempat jorong di Nagari Tanjung Bungo tersebut menjadi basis kehidupan masyarakat yang menjaga tradisi dan nilai kebersamaan.
Jumlah Penduduk Nagari Tanjung Bungo
Jumlah penduduk Nagari Tanjung Bungo tercatat sebanyak 1.503 jiwa tahun 2023, dengan komposisi 733 laki-laki dan 770 perempuan. Rasio jenis kelamin mencapai 95,19, sedangkan persentase penduduk nagari ini menyumbang 9,73 persen dari total populasi Kecamatan Suliki. Dengan luas wilayah yang ada, tingkat kepadatan penduduknya adalah 51,02 jiwa per km².
Keagamaan
Kehidupan beragama masyarakat Nagari Tanjung Bungo tercermin dari keberadaan empat masjid yang menjadi pusat ibadah sekaligus ruang silaturahmi bagi warga.
Sarana Transportasi
Untuk transportasi, nagari ini mengandalkan jalur darat. Angkutan umum tersedia dengan trayek tetap yang memudahkan mobilitas warga antar nagari. Jenis jalan paling dominan berupa aspal atau beton sehingga mendukung kelancaran akses transportasi.
Telekomunikasi
Meskipun tidak memiliki menara telepon seluler maupun operator layanan, kekuatan sinyal di Nagari Tanjung Bungo cukup baik. Warga dapat menikmati jaringan 3G/H/EVDO dengan kualitas sinyal yang sangat kuat.
Perdagangan dan Ekonomi
Dari sisi ekonomi, sarana perdagangan di nagari ini berupa satu pasar dengan bangunan semi permanen. Pasar tersebut dikenal dengan nama Pasar Mini Tanjung Bungo, yang aktif beroperasi setiap hari Minggu. Kehadiran pasar ini menjadi ruang interaksi ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Penutup
Profil Nagari Tanjung Bungo di Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, menggambarkan nagari dengan luas wilayah sedang, jumlah penduduk yang seimbang, serta fasilitas dasar yang cukup memadai.
Dengan dukungan akses transportasi darat, jaringan telekomunikasi yang kuat, serta keberadaan pasar mingguan, nagari ini memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di Kecamatan Suliki. (*)
