Program Perlengkapan Sekolah Gratis Padang Panjang Ringankan Beban Wali Murid
Padang Panjang, AyoSumbar.id – Menyambut tahun ajaran baru, program perlengkapan sekolah gratis sebagai program unggulan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, segera direalisasikan. Program ini menyasar pelajar SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.
Jadi, Pemko Padang Panjang akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis itu, kepada anak-anak yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, menyampaikan bahwa program perlengkapan sekolah gratis bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga, dan menjadi bagian dari strategi besar Pemko Padang Panjang membangun SDM unggul, berakhlak, serta memiliki daya saing tinggi.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak tidak kehilangan semangat belajar hanya karena terkendala perlengkapan sekolah,” ujar Allex saat meninjau proses distribusi lembaran belanja bantuan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), kemarin.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan anak. Menurutnya, bantuan dari pemerintah ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin agar para siswa semakin giat belajar dan memiliki motivasi yang tinggi di sekolah.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Padang Panjang, Nasrul, menjelaskan bahwa mekanisme program perlengkapan sekolah gratis ini menggunakan lembaran belanja sebagai alat transaksi antara siswa penerima bantuan dengan pelaku usaha lokal yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Lembaran tersebut akan digunakan sebagai bukti pembayaran di toko-toko perlengkapan sekolah di Pasar Pusat, yang kemudian diklaim melalui Bank Nagari.
“Tujuan kami adalah memastikan bantuan ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkontribusi pada pemulihan ekonomi lokal. Dengan melibatkan toko-toko di kota ini, kami ingin mendukung UMKM dan memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha,” jelas Nasrul.
Jenis perlengkapan yang diberikan mencakup seragam lengkap (putih-merah untuk SD dan putih-dongker untuk SMP), topi, dasi, tas ransel, sepatu, lambang sekolah, nama siswa, serta alat tulis. Setiap siswa SD akan menerima bantuan senilai Rp500.000, sedangkan siswa SMP mendapatkan Rp600.000.
Proses verifikasi penerima dilakukan secara ketat oleh Disdikbud, dan penyaluran berlangsung secara bertahap sejak Rabu dan Kamis untuk SMP serta Jumat dan Sabtu untuk SD.
Dengan program perlengkapan sekolah gratis ini, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam pendidikan karena keterbatasan ekonomi. Langkah konkret ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah. (*)
