BREAKING NEWS
    17,612 view

    Program Pesan Simanis Permudah Pasien Prolanis di Ampek Nagari

    Waktu Baca: 2 menit
    Petugas Puskesmas Bawan menjemput peserta Prolanis melalui inovasi Pesan Simanis. (Foto: Diskominfo Agam)

    Agam, AyoSumbar.id – Program Pesan Simanis menjadi jawaban Puskesmas Bawan, Kecamatan Ampek Nagari untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sejak diluncurkan pada Maret 2024, inovasi ini menghadirkan layanan antar jemput bagi peserta Prolanis yang selama ini kesulitan datang sendiri ke puskesmas.

    Di balik nama yang terdengar manis, Pesan Simanis—singkatan dari Puskesmas Bawan Siap Antar Jemput Peserta Prolanis—lahir dari kepedulian terhadap penderita penyakit tidak menular (PTM), terutama hipertensi dan diabetes melitus.

    Dua penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan serius, yang memerlukan pemantauan ketat dan pengobatan rutin melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis).

    Namun kenyataannya, tidak semua peserta Prolanis mampu hadir secara rutin ke puskesmas. Ada yang terhambat jarak, ada yang terkendala transportasi, dan tidak sedikit pula yang terbatas secara fisik karena kondisi kesehatannya. Situasi inilah yang mendorong lahirnya Program Pesan Simanis sebagai solusi nyata.

    Lewat program ini, petugas Puskesmas Bawan menjemput pasien langsung dari rumah mereka, lalu mengantar kembali setelah selesai mengikuti kegiatan.

    “Kami ingin memastikan tidak ada lagi pasien Prolanis yang tertinggal hanya karena kendala transportasi. Dengan Pesan Simanis, peserta bisa lebih mudah hadir, mendapatkan pemeriksaan, serta tetap terpantau kesehatannya,” ungkap Kepala Puskesmas Bawan, Nessa Maretta, kemarin.

    Dampaknya terasa nyata. Pasien menjadi lebih mudah mengakses layanan kesehatan, kepatuhan kontrol rutin meningkat, dan kualitas hidup penderita PTM pun ikut terbantu. Program sederhana ini membuktikan bahwa kedekatan layanan adalah kunci keberhasilan pengelolaan kesehatan masyarakat.

    Di balik suksesnya Pesan Simanis, ada kerja keras tim inovasi yang digawangi oleh tenaga kesehatan Puskesmas Bawan, antara lain Mirsa Wati Dasri, Adreani Gustari, Novia Ardhana, dan Pemilia Melasari Syofra. Dengan peran mereka, layanan ini dapat berjalan konsisten dan menyentuh langsung kebutuhan pasien.

    Nessa menegaskan, program ini bukan sekadar layanan tambahan, melainkan bentuk nyata komitmen puskesmas untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. “Semoga inovasi Pesan Simanis dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas hidup peserta Prolanis, serta menjadi inspirasi bagi puskesmas lain untuk mengembangkan layanan yang lebih inovatif,” tuturnya.

    Dengan Program Pesan Simanis, kesehatan bukan lagi soal seberapa jauh jarak yang harus ditempuh, melainkan seberapa dekat niat tulus layanan hadir di tengah masyarakat. (*)

    Avatar of St Batuah
    Avatar of Arditono
    Avatar of St Batuah
    St Batuah
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *