AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,311 view

Program Satu Rumah Satu Hafiz Perkuat Identitas Padang Panjang

Berita aktual: potret perubahan yang dipicu oleh Program Satu Rumah Satu Hafiz.
Para penghafal Al-Qur’an dalam program Satu Rumah Satu Hafiz di Padang Panjang, tampak serius mendalami hafalannya di Musala Rumah Dinas, Jumat (22/8/2025). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, AyoSumbar.id – Program Satu Rumah Satu Hafiz di Padang Panjang kian mendapat tempat di hati masyarakat. Sejak diluncurkan oleh Wali Kota Hendri Arnis beberapa hari lalu, program ini telah menghadirkan suasana baru di Musala Rumah Dinas Wali Kota, yang kini tak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga wadah menimba ilmu agama dan menghafal Al-Qur’an.

Memasuki hari ketiga pelaksanaan pada Jumat (22/8/2025), kegiatan ini telah diikuti banyak peserta dari berbagai kalangan usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Antusiasme warga menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an terus tumbuh di Kota Serambi Mekkah ini.

Wali Kota Hendri Arnis mengaku bersyukur atas respon masyarakat yang begitu tinggi. “Alhamdulillah, program ini mulai diminati. Terima kasih kepada adik-adik yang telah mengikuti pembelajaran di Rumah Tahfiz Pendopo Rumah Dinas. Harapan saya, semua peserta bisa sungguh-sungguh menjalani program ini hingga menjadi hafiz dan hafizah,” ujarnya.

Hendri menegaskan, program Satu Rumah Satu Hafiz terbuka untuk seluruh masyarakat dan tidak dipungut biaya. Kegiatan berlangsung setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. “Silakan kirimkan anak-anak kita untuk ikut. Tidak dipungut biaya apa pun,” tambahnya.

Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, yang turut hadir dalam kegiatan itu, memberikan apresiasi tinggi atas langkah ini. Ia menilai program tersebut bukan hanya menghadirkan suasana religius di tengah masyarakat, tetapi juga menghidupkan kembali musala yang sebelumnya kurang aktif.

“Musala Rumah Dinas yang sebelumnya kurang aktif kini berubah menjadi tempat tahfiz. Ini adalah komitmen Pak Wali untuk membaur dengan masyarakat sekaligus menghidupkan kembali semangat melahirkan hafiz dan hafizah di kota kita,” kata Allex.

Dukungan juga datang dari kalangan tenaga pendidik tahfiz. Seorang guru yang ikut mendampingi peserta menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kami berterima kasih kepada Pak Wali dan Pak Wawako yang telah mengaktifkan kembali program Satu Rumah Satu Hafiz. Insyaallah, kegiatan ini akan menjadi amal jariyah dan meningkatkan semangat warga untuk mendalami Al-Qur’an,” ucapnya.

Dengan lahirnya program Satu Rumah Satu Hafiz, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap semakin banyak generasi muda tumbuh menjadi hafiz dan hafizah, sehingga nilai-nilai Al-Qur’an semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version