AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
12,411 view

Program Sawah Pokok Murah di Agam Terbukti Sejahterakan Petani

Tangkapan momen penting yang berkaitan erat dengan Program Sawah Pokok Murah.
Pelaksanaan program sawah pokok murah di Nagari Kamang Hilia. Program unggulan Bupati Agam ini terbukti meningkatkan kesejahtera petani karena dapat menekan biaya petani bersawah. (Foto: Pemkab Agam)

Agam, AyoSumbar.id – Bupati Agam, Benni Warlis, mengajak masyarakat mendukung program sawah pokok murah, saat berkunjung di Lubuk Basung, Jumat (11/7/2025).

“Program unggulan seperti program sawah pokok murah yang telah terbukti terlaksana di lapangan, akan sangat berdampak positif terhadap pertanian dan kesejahteraan petani di Agam,” ujar Benni.

Ia menekankan bahwa program ini telah menunjukkan hasil menggembirakan di sejumlah lokasi. Bahkan di tengah musim kemarau, lahan sawah yang mengikuti konsep ini tetap subur dan memasuki fase bunting padi.

Sebaliknya, lanjut Benni, lahan yang tidak mengikuti pendekatan sawah pokok murah justru menghadapi risiko tinggi gagal panen. “Ini fakta lapangan. Dengan adanya Sekolah Lapangan Sawah Pokok Murah, saya yakin masyarakat akan bisa menilai secara jernih bahwa program ini adalah solusi nyata,” tegasnya.

Benni menjelaskan bahwa program sawah pokok murah dirancang dengan prinsip efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan. Sebab, tidak ketergantungan pada pupuk kimia atau pestisida.

Jadi, sistem itu benar-benar memberikan keuntungan ganda. Hasil panen meningkat, dan alam tetap terjaga. “Program ini murah, mudah, dan mampu meningkatkan pendapatan petani,” ucapnya.

Namun demikian, ia menyampaikan bahwa pupuk kimia masih tetap diperlukan untuk komoditas lain seperti hortikultura dan palawija. Untuk itu, Pemkab Agam bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan PT Pupuk Indonesia guna memastikan distribusi pupuk bersubsidi tetap sesuai aturan.

“Kalau ada distributor atau pengecer yang menjual pupuk bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), tolong segera laporkan. Sanksinya berat, bisa sampai pencabutan izin,” tegas Benni memberi peringatan.

Tak hanya program sawah pokok murah, Benni juga memperkenalkan Program Agam Religi, yang di antaranya digerakkan melalui inisiatif gerakan bangkik dari surau. Program ini menempatkan masjid sebagai pusat aktivitas nagari dalam bidang keagamaan, sosial, ekonomi, hingga budaya.

“Masjid di tiap nagari kita dorong agar berkembang sesuai potensinya. Ini bagian dari peta jalan kita: Nagari Creative Hub Berbasis Masjid. Kita ingin masjid menjadi pusat peradaban masyarakat,” tuturnya.

Benni Warlis berharap seluruh program unggulan yang telah dicanangkan selama 100 hari kerjanya bisa memberi dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Agam.

“Program-progam ini adalah jalan yang kita bangun bersama. Harapan saya, semua elemen masyarakat bisa menjadi bagian dari perubahan ini,” tutupnya. (*)

Avatar of St Batuah
Avatar of Aprizal Noer
St Batuah
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version