AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
9,093 view

Program Unggulan Kota Padang Dipastikan Tetap Jalan Walau TKD Dipangkas Rp400 M

Berita eksklusif tentang Program Unggulan Kota Padang dan perkembangannya saat ini.
Wako Padang, Fadly Amran, menyerahkan dana operasional bagi Ketua RT/RW dan kader masyarakat di Kecamatan Lubuk Begalung, Senin (27/10/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Program unggulan Kota Padang seperti BPJS Kesehatan Gratis, Smart Surau, Lembar Kerja Siswa (LKS), dan Baju Sekolah Gratis tetap berlanjut meski anggaran Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 berkurang sekitar Rp400 miliar.

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan hal itu saat menyerahkan dana operasional triwulan III bagi Ketua RT, RW, Kader Posyandu, Kader PAUD, Imam Masjid, serta Guru TPQ/TQA dan MDTA se-Kecamatan Lubuk Begalung, di Masjid Darul Hikmah, Senin (27/10/2025).

Fadly menjelaskan bahwa efisiensi anggaran merupakan hal wajar dalam tata kelola pemerintahan. Namun, ia menilai program unggulan Kota Padang tetap menjadi prioritas utama karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat justru memberi perhatian lebih melalui proyek strategis seperti Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Perumda Air Minum Gunung Pangilun senilai Rp308 miliar. Karena itu, kata dia, masyarakat perlu tetap optimistis terhadap pembangunan daerah.

“Efisiensi itu biasa, tetapi kita bersyukur karena dukungan pusat untuk Kota Padang semakin besar. Kita tetap jalankan BPJS Kesehatan Gratis, Smart Surau, LKS, dan Baju Sekolah Gratis,” ujar Fadly Amran yang hadir bersama Kabag Tata Pemerintahan Eka Putra Buhari.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjaga keberlanjutan program unggulan Kota Padang yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.

Namun, pembangunan proyek besar seperti jalan baru atau overlay sementara ditunda. Pemerintah kini memprioritaskan perbaikan jalan rusak berat agar layanan publik tetap optimal.

Menurutnya, ukuran keberhasilan bukan pada besar proyek, melainkan kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat. “Selama pemerintah hadir dan memberikan pelayanan terbaik, masyarakat akan memahami kondisi fiskal. Karena itu, mari kita jaga komunikasi dan koordinasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Fadly menyalurkan dana operasional sebesar Rp1.562.760.000 untuk para penerima manfaat. Dana tersebut terdiri dari Rp647.640.000 untuk RT, Rp91.520.000 untuk RW, Rp139.800.000 untuk Kader Posyandu, dan Rp8.700.000 untuk Kader PAUD.

Sementara itu, Imam Masjid menerima Rp23.000.000, Guru TPQ/TQA sebesar Rp373.950.000, dan Guru MDTA menerima Rp177.750.000. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version