BREAKING NEWS
    6,972 view

    Pulang dari Merantau: Seorang Pria Ditemukan Tergantung, Keluarga Ungkap Masalahnya

    Waktu Baca: 2 menit
    Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP dugaan gantung diri seorang warga di Nagari Nagari III Koto Aua Malintang Timur. (Foto: Polsek IV Koto Aua Malintang)

    Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Seorang pria yang baru saja pulang dari merantau ditemukan tergantung. Kejadin ini menggemparkan warga Kampung Tangah, Nagari III Koto Aua Malintang Timur, Kecamatan IV Koto Aua Malintang.

    Kapolsek IV Koto Aua Malintang, Iptu Muhammad Basir, menyampaikan bahwa korban bernama Indra Jaya (45). Ia baru empat hari kembali dari perantauan di Jepara, Jawa Tengah. Peristiwa itu diketahui oleh warga sekitar pada Rabu (19/11/2025) sekitar pukul 0630 WIB.

    “Warga langsung kaget melihat korban berada dalam posisi tergantung di pohon alpukat di sisi kanan rumah neneknya. Setelah itu, keluarga bersama warga menurunkan tubuh korban dan melapor ke Polsek,” ujar Iptu Basir.

    Berdasarkan keterangan pihak keluargan, sambungnya, Indra sebelumnya hendak ke kamar mandi di rumah neneknya itu. “Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa rumah tangga korban bermasalah sejak awal 2025, ketika istrinya menikah dengan pria lain,” tambahnya.

    Beberapa hari sebelum insiden gantung diri itu terjadi, korban telah pulang ke Padang Pariaman. Ia sering mendatangi rumah kakaknya untuk meminta bantuan.

    Sekitar pukul 19.00 WIB, korban meminta keponakannya menjual jam tangan miliknya karena tidak memiliki uang. Pada pukul 23.00 WIB, ia kembali ke rumah kakaknya untuk meminta dibuatkan teh manis karena merasa haus.

    “Pada sekitar pukul 00.00 WIB dan 02.30 WIB, korban datang lagi ke rumah kakaknya untuk meminta makan. Selain itu, keluarga juga menunjukkan pesan WhatsApp yang ia kirim kepada istri dan anak-anak sekitar pukul 03.00 WIB yang berisi ungkapan perpisahan,” jelas Kapolsek.

    Hasil visum luar oleh dr. Fhadila Yusra memperkuat dugaan gantung diri, dengan ditemukannya luka lecet tekan melingkar pada leher sepanjang 24 cm. Selain itu, keluar cairan tubuh yang kerap muncul pada kasus serupa.

    “Sejauh ini, dari pemeriksaan medis tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban diperkirakan meninggal kurang dari dua jam sebelum ditemukan,” tukasnya.

    Sedangkan pihak keluarga mengaku ikhlas atas musibah tersebut dan memilih untuk tidak melakukan autopsi. Keputusan itupun telah dituangkan dalam pernyataan resmi kepada kepolisian. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *