AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,262 view

Rehabilitasi Irigasi Lubuak Sikoci di Sicincin Dialokasikan Rp6 Miliar

Berita aktual: potret perubahan yang dipicu oleh Rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama Kepala BWS Sumatera V dan jajaran pemerintah daerah meninjau lokasi rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci di Korong Ladang Laweh, Nagari Sicincin, Senin (25/8/2025). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci menjadi angin segar bagi petani di Korong Ladang Laweh, Nagari Sicincin, Kecamatan 2×11 Anam Lingkuang. Harapan lama yang terpendam akhirnya menemukan titik terang ketika Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), memastikan proyek tersebut segera berjalan pada tahun 2025.

Kabar baik itu disampaikan langsung saat JKA bersama jajaran pemerintah daerah dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V meninjau lokasi pada Senin (25/8/2025). Irigasi yang sudah lama rusak itu selama ini menjadi urat nadi ribuan hektar lahan pertanian, termasuk sawah dan tambak perikanan, yang membentang dari Lubuk Pandan hingga wilayah sekitarnya.

JKA menegaskan, keberadaan saluran air yang memadai sangat menentukan produktivitas petani di daerah tersebut. “Insya Allah tahun 2025 pembangunan ini dimulai. Kita tinggal menunggu arahan dari Kementerian PUPR, mudah-mudahan segera bisa dilaksanakan,” ujarnya dikutip Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, jika irigasi itu kembali normal, para petani akan lebih terbantu dalam menggarap sawah maupun kolam perikanan. “Kalau sudah diperbaiki, dunsanak yang bertani akan jauh lebih ringan bebannya. Kita ingin proses ini berjalan lancar agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga dukungan dari seluruh pihak. “Mari kita berkolaborasi, jangan ada yang mempersulit. Walaupun anggaran dalam kondisi efisiensi, Alhamdulillah kita tetap berupaya maksimal untuk pembangunan di Padang Pariaman,” tutur JKA.

Dukungan serupa datang dari Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo. Ia menyampaikan bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan dana awal sebesar Rp6 miliar untuk memulai rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci. “Proyek ini akan mengairi sekitar 2.000 hektar sawah di Padang Pariaman,” ujarnya.

“Tentu masih perlu tambahan anggaran untuk menyempurnakan pengerjaan. Karena itu, kita terus koordinasi dan dorong Kementerian agar menambah dukungan dana pada tahap selanjutnya,” sambung Naryo Widodo.

Naryo juga berharap pemerintah daerah dan masyarakat ikut menjaga situasi kondusif saat pekerjaan rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci berlangsung. Dengan begitu, proses rehabilitasi bisa berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.

Harapan besar kini disandarkan pada proyek ini. Dengan rehabilitasi irigasi Lubuak Sikoci, ribuan petani di Padang Pariaman diyakini dapat meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Air yang mengalir lancar dari bendungan akan kembali menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version