BREAKING NEWS
    2,289 view

    Rektut 60 Penggerak Pilah Sampah untuk Ubah Perilaku Warga Padang

    Waktu Baca: 2 menit
    Penggerak Pilah akan bertugas menyisir rute Layanan Pengelolaan Sampah di berbagai kelurahan. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Penggerak pilah sampah mulai disiapkan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memperkuat pemilahan sampah dari sumbernya. Sebanyak 60 orang direkrut mulai Senin (24/8/2026) dan akan bertugas selama 100 hari di berbagai kelurahan.

    Para Penggerak Pilah akan menyisir rute Layanan Pengelolaan Sampah (LPS) sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka ditugaskan mengecek, mencatat, mengedukasi, serta memantau praktik pemilahan sampah di rumah warga.

    Kepala DLH Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan peserta yang direkrut berasal dari kalangan mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi. Pendataan dilakukan dari rumah ke rumah dengan fokus pada pemilahan sederhana menjadi dua kategori, yakni sisa makanan dan sampah lainnya.

    Menurut Fadelan, pencatatan tidak hanya berfungsi untuk mengetahui kondisi pemilahan sampah, tetapi juga diarahkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.

    “Orang lebih terdorong untuk melakukan sesuatu apabila dia tahu bahwa apa yang dia lakukan itu diawasi dan dicatat. Filosofi awalnya adalah perubahan perilaku. Selain itu, orang juga akan terdorong ketika melihat orang di sekitarnya melakukan hal yang sama,” ujar Fadelan Fitra Masta.

    Data yang dikumpulkan Penggerak Pilah selanjutnya akan menjadi bahan bagi Pemko Padang dalam menyusun kebijakan. Salah satu pemanfaatannya berkaitan dengan skema insentif dan pemberian subsidi retribusi sampah bagi masyarakat yang konsisten memilah.

    Fadelan menjelaskan, hasil pendataan akan memetakan kondisi warga berdasarkan kepatuhan dalam memilah sampah. Pemetaan itu mencakup warga yang sudah memilah dengan benar, sudah memilah tetapi belum benar, serta warga yang belum melakukan pemilahan.

    “Pemko Padang nantinya akan memiliki data mana warga yang sudah memilah dengan benar, mana yang sudah memilah tetapi belum benar, dan mana yang belum memilah. Data ini menjadi dasar untuk menyusun perbedaan pemberlakuan terhadap warga yang sudah maupun belum memilah sampah,” tambahnya.

    Pelaksanaan program juga melibatkan jajaran RT, RW, serta bank sampah di masing-masing wilayah. Pelibatan unsur masyarakat tersebut dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan pemantauan pemilahan sampah oleh Penggerak Pilah.

    Bagi masyarakat yang berminat menjadi Penggerak Pilah, pendaftaran dibuka sampai Rabu, 2 September 2026. Pendaftaran dapat dilakukan dengan mendatangi langsung Kantor DLH Kota Padang atau memantau akun Instagram resmi @dlh_padang.

    Program penggerak pilah sampah ini diarahkan untuk menghasilkan data pemilahan dari tingkat rumah tangga sekaligus mendukung perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of Aris Prima Gunawan
    Aris Prima Gunawan
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *