AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,422 view

Satgas Saber Pangan Pasbar Pastikan Harga dan Stok Stabil Jelang Ramadan

Visualisasi unik yang memberikan perspektif berbeda tentang Satgas,Pasbar.
Tim Satgas Saber Pangan Pasaman Barat saat meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Luhak Nan Duo. (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pangan intensif melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (13/2/2026). Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan.

Tim Satgas Saber Pangan yang turun ke lapangan terdiri dari unsur kepolisian dan perangkat daerah. Mereka antara lain Dayat dari Reskrim Polres Pasaman Barat, Afdal selaku Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Iskandar Kabid Perdagangan DKUKM, Zulfahri Irban I Inspektorat, Elia Sana Kabag Perekonomian, serta Ahmad Hanif Sekretaris DPMPTSP. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas strategis terpantau relatif stabil. Beras premium dijual Rp18.500 per kilogram, beras medium Rp15.000 per kilogram, dan beras SPHP Rp13.600 per kilogram. Kondisi ini memberi sinyal positif bahwa pasokan beras masih terjaga dengan baik.

Untuk komoditas protein hewani, daging sapi berada pada kisaran Rp150.000 per kilogram, daging ayam ras Rp33.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp30.500 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak menunjukkan gejolak signifikan.

Sementara itu, komoditas hortikultura juga terpantau stabil meski ada perbedaan harga antar jenis. Bawang merah tercatat Rp30.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp100.000 per kilogram. Cabai rawit merah memang masih tinggi, namun tidak mengalami lonjakan drastis dibandingkan pekan sebelumnya.

Minyak goreng dijual Rp17.500 per kilogram dan gula konsumsi Rp18.000 per kilogram. Kedua komoditas ini termasuk bahan pokok yang paling banyak dibutuhkan masyarakat menjelang Ramadan, sehingga pengawasan terhadap distribusinya dilakukan lebih ketat.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Pasaman Barat, Afdal, menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun gangguan distribusi. “Kami memastikan stok tersedia dan harga tetap terkendali. Jika ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, akan segera ditindak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan. Pemerintah daerah bersama kepolisian dan perangkat terkait akan terus melakukan pemantauan di pasar-pasar utama agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa terbebani harga pangan yang melambung.

Langkah pengawasan terpadu ini juga diharapkan mampu menciptakan situasi pasar yang kondusif. Dengan harga yang terkendali, daya beli masyarakat tetap terjaga, sehingga aktivitas ekonomi lokal dapat berjalan stabil.

Selain itu, kegiatan pemantauan ini sekaligus menjadi sarana komunikasi langsung antara pemerintah dan pedagang. Melalui dialog di lapangan, pemerintah dapat mendengar keluhan maupun masukan dari pelaku usaha terkait distribusi dan harga bahan pokok.

Dengan adanya pengawasan berkelanjutan, Pemkab Pasaman Barat optimistis dapat menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan pasokan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan Ramadan yang penuh keberkahan tanpa gejolak harga pangan. (*)

Avatar of Saipen Kasri
Avatar of TimAS
Saipen Kasri
Penulis
TimAS
Editor
Exit mobile version