AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
2,632 view

Satgas SIGAP Padang Pariaman Diperkuat 600 Wali Korong

Gambar yang menggambarkan momen bersejarah terkait Satgas SIGAP Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis bersama Kapolres Padang Pariaman, AKBP Riyana Purwasari, serta 600 Wali Korong yang dikukuhkan sebagai anggota Satgas SIGAP di Sporthall Padang Pariaman, Kamis (17/9/2026). (Foto: Diskominfo Padang Pariaman)

Padang Pariaman, AyoSumbar.id – Satgas SIGAP Padang Pariaman resmi diperkuat dengan pengukuhan 600 Wali Korong sebagai anggota di Sporthall Padang Pariaman, Kamis (17/9/2026).

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis mengukuhkan seluruh Wali Korong se-Kabupaten Padang Pariaman dalam Apel Akbar Satuan Tugas Sinergi Aksi Cegah Kekerasan Pelecehan Perempuan dan Anak (Satgas SIGAP).

Pembentukan satgas tersebut diarahkan untuk memperluas upaya pencegahan kekerasan hingga tingkat masyarakat yang paling dekat dengan warga. Para Wali Korong diharapkan mampu mengenali persoalan sejak dini dan memperkuat koordinasi ketika terjadi kekerasan terhadap perempuan maupun anak.

Pengukuhan dihadiri Forkopimda, Sekda Hendra Aswara, asisten dan staf ahli, kepala OPD, Ketua TP-PKK, camat, wali nagari serta seluruh wali korong se-Kabupaten Padang Pariaman.

Setelah pengukuhan, rompi dipasangkan kepada anggota Satgas SIGAP Padang Pariaman sebagai simbol kesiapan menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Dalam amanatnya, John Kenedy Azis menyampaikan bahwa perempuan dan anak berhak menjalani kehidupan yang aman dan bermartabat. Mereka juga harus terbebas dari kekerasan, pelecehan, diskriminasi serta perlakuan yang merendahkan martabat manusia.

“Perlindungan perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat ditunda dan tidak boleh diabaikan,” ujar Bupati.

Menurut John Kenedy Azis, kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat ditempatkan hanya sebagai persoalan pribadi. Persoalan tersebut merupakan masalah sosial yang membutuhkan kepedulian, keberanian dan tindakan nyata seluruh elemen masyarakat.

Pemkab Padang Pariaman karena itu berkomitmen memperkuat pencegahan dan penanganan melalui kerja sama lintas sektor. Upaya tersebut juga mencakup peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan layanan perlindungan yang responsif dan berkelanjutan.

Bupati juga mengingatkan agar Satgas SIGAP Padang Pariaman tidak sekadar menjadi nama, struktur organisasi atau kegiatan seremonial. Satgas harus hadir sebagai gerakan bersama yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam mencegah kekerasan serta memberikan perlindungan yang layak kepada perempuan dan anak.

John Kenedy Azis secara khusus meminta Wali Korong segera melaporkan setiap tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditemukan di wilayah masing-masing kepada kepolisian atau aparat penegak hukum.

“Jangan dilindungi, jangan diabaikan. Kalau ada tindakan kekerasan terhadap ibu dan anak, segera laporkan kepada aparat penegak hukum. Kalau ada yang melindungi atau mengabaikan, akan diberikan sanksi tegas,” tegasnya.

Keterlibatan 600 Wali Korong diharapkan membuat Satgas SIGAP mampu membangun kepedulian dan respons masyarakat terhadap persoalan kekerasan. Pencegahan sejak dini menjadi salah satu fokus agar kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dibiarkan berlarut-larut.

Rangkaian kegiatan berlanjut setelah apel akbar melalui sosialisasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Perempuan dan Anak. Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Pembina Satgas SIGAP Padang Pariaman, Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari.

Pembentukan Satgas SIGAP menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, aparat penegak hukum dan masyarakat. Kolaborasi itu diarahkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Aris Prima Gunawan
Putri Maharani
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version