Satlantas Polresta Bukittinggi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Kendaraan Saat Lebaran 2026
Bukittinggi, AyoSumbar.id — Satuan Lalu Lintas Polresta Bukittinggi menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama libur Lebaran Idulfitri 2026 di kota wisata tersebut.
Kasatlantas Polresta Bukittinggi Muhammad Irsyad mengatakan pihaknya memperkirakan lebih dari 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi dari total sekitar 400 ribu kendaraan yang masuk ke wilayah Sumatera Barat selama periode libur Lebaran.
“Dari hasil evaluasi bersama lintas sektoral, diperkirakan lebih dari 100 ribu kendaraan akan masuk ke Kota Bukittinggi yang memang menjadi daerah tujuan wisata. Rekayasa lalu lintas harus diterapkan,” kata Irsyad, Jumat (13/3/2026).
Ia mengakui pada libur Lebaran tahun sebelumnya, petugas cukup kewalahan menghadapi lonjakan kendaraan yang masuk dan melintas di Kota Bukittinggi.
Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi luas wilayah Bukittinggi yang relatif kecil dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang masuk.
“Padahal luas wilayah hanya sekitar 25 kilometer persegi. Makanya kemarin sangat membeludak di Bukittinggi dan kami cukup kewalahan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian akan menyesuaikan rekayasa arus lalu lintas dengan penerapan sistem satu arah (one way) yang dimulai dari Exit Tol Sicincin hingga depan persimpangan Mako Brimob Padang Panjang.
Dari jalur tersebut, kendaraan akan diarahkan ke sejumlah rute alternatif, seperti melalui Padang Luar menuju Malalak, kemudian ke arah Padang Panjang melalui jalur Sitinjau Lauik, atau melalui jalur wisata Palupuah.
Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan di dalam kota. Beberapa titik seperti Simpang DPRD hingga Simpang Kantin akan dipasangi pagar pembatas untuk mengatur arus kendaraan.
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan bersama Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi serta Jasa Raharja guna memastikan kelancaran arus kendaraan selama musim mudik dan libur Lebaran.
Irsyad menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas akan bersifat situasional sesuai kondisi di lapangan. Karena itu, ia mengimbau para pengendara untuk mematuhi arahan petugas.
“Kami minta pengendara mematuhi arahan petugas di lapangan agar arus lalu lintas tetap lancar dan aman,” kata Irsyad.
