AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
994 view

Smart City Padang Catat Indeks Pemerintahan Digital 1,89

Foto yang menangkap momen emosional dalam berita tentang Smart City Padang.
Wako Padang, Fadly Amran, saat memimpin rapat Smart City bersama pimpinan OPD di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (9/10/2026). Ia menekankan penerapan enam dimensi Smart City untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Smart City Padang mencatat capaian sementara Indeks Pemerintahan Digital sebesar 1,89 per Kamis (8/10/2026). Angka tersebut melampaui target nasional 1,7, indeks nasional 1,43, dan target Pemerintah Kota Padang sebesar 1,6.

Capaian itu menjadi salah satu pembahasan dalam rapat Smart City yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (9/10/2026).

Rapat yang diselenggarakan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang tersebut membahas penguatan koordinasi antarperangkat daerah untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang cerdas, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Fadly Amran menegaskan bahwa penerapan Smart City tidak cukup hanya dengan penggunaan teknologi atau pengembangan aplikasi. Pemerintah daerah juga perlu memastikan bahwa inovasi yang dijalankan mampu mendukung tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam arahannya, ia meminta seluruh OPD memetakan program dan inovasi berdasarkan enam dimensi utama Smart City. “Penerapan Smart City tidak sekadar penggunaan aplikasi, tetapi bagaimana mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cerdas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.

Enam dimensi yang menjadi acuan tersebut meliputi Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, Smart Society, dan Smart Environment. Menurut arahan dalam rapat itu, setiap perangkat daerah perlu memahami dimensi tersebut agar program dan inovasi yang dijalankan memiliki arah yang jelas serta saling mendukung.

Fadly Amran juga meminta agar pemahaman mengenai konsep Smart City tidak berhenti di lingkungan perangkat daerah. Sosialisasi dan pemahaman program perlu diteruskan hingga tingkat kecamatan, kelurahan, rukun tetangga (RT), dan rukun warga (RW).

“Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan pelaksanaan program berlangsung terarah dan berkesinambungan. Penerapan enam dimensi Smart City di berbagai tingkatan pemerintahan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antarunit kerja di lingkungan Pemko Padang,” jelasnya.

“Dengan pemahaman yang selaras, setiap perangkat daerah diharapkan dapat memetakan program dan inovasi sesuai dengan dimensi Smart City yang relevan,” tukas Fadly Amran.

Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang, Tommy TRD, melaporkan bahwa capaian sementara Indeks Pemerintahan Digital Kota Padang mencapai 1,89 per Kamis (8/10/2026). Angka tersebut melampaui target nasional sebesar 1,7. Capaian itu juga berada di atas indeks nasional 1,43 dan target Pemko Padang sebesar 1,6.

“Capaian sementara Indeks Pemerintahan Digital Kota Padang per 8 Oktober 2026 telah mencapai 1,89, melampaui target nasional 1,7, indeks nasional 1,43, serta target Pemko Padang sebesar 1,6,” jelasnya.

Capaian tersebut menjadi dorongan bagi Pemko Padang untuk melanjutkan pengembangan layanan publik digital. Pemerintah kota menargetkan penguatan integrasi layanan agar semakin efektif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

“Pengembangan tersebut sejalan dengan arahan wali kota yang menempatkan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu tujuan penerapan Smart City,” katanya.

Rapat yang berlangsung pada 9 Oktober 2026 itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa dan Asisten Administrasi Umum Corri Saidan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Tommy TRD juga hadir bersama pimpinan OPD di lingkungan Pemko Padang.

Pertemuan tersebut menjadi forum koordinasi untuk menyelaraskan program dan inovasi perangkat daerah, memperkuat penerapan enam dimensi Smart City, serta mendorong integrasi layanan publik digital.

Pemko Padang menempatkan sinergi antarperangkat daerah sebagai bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang cerdas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version