AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
1,526 view

Soal Dugaan Pertalite Bercampur Semen, Pertamina Sudah Periksa 6 SPBU di Sumbar

Potret mendalam dari peristiwa yang menjadikan Pertalite Bercampur Semen berita besar.
Video yang viral di media sosial terkait dugaan BBM jenis Pertalite bercampur semen. Pertamina sudah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU untuk menindaklanjuti informasi tesebut. (Foto: Tangkapan layar video akun IG travelkampus_2nr)

Padang, AyoSumbar.id – Video dugaan BBM jenis Pertalite bercampur semen heboh di media sosial sekarang ini. Dalam video itu, dugaan kontaminasi BBM ini ditemukan oleh seseorang yang membongkar saringan tangki minyak kendaraannya.

Informasi yang dihimpun AyoSumbar, video itu ternyata berasal dari unggahan akun Instagram @travelkampus_2nr. Hingga Senin (28/9/2026) dini hari, videonya sudah mendapat 19.1 ribu like dan 569 komentar. Dominan netizen berkomentar untuk mendapatkan informasi pasti lokasi SPBU tempat kendaraan tersebut mengisi BBM.

Bahkan, video yang diunggah sejak Sabtu (26/9/2026) ini, sudah mendapat perhatian Anggota DPR RI, Rahmat Saleh. Ia meminta PT Pertamina Patra Niaga melakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan adanya material asing menyerupai semen pada Pertalite tersebut.

Katanya, Pertamina perlu memberikan tindakan tegas apabila dugaan pencampuran BBM tersebut terbukti terjadi di SPBU Kota Padang. “Kami mendesak Pertamina Patra Niaga untuk memberikan sanksi tegas terhadap SPBU yang ternyata terbukti terdapat kandungan pencampuran terhadap Pertalite di Kota Padang,” ujar Rahmat, dikutip Minggu (27/9/2026).

Ia juga membuka kemungkinan memanggil jajaran direksi Pertamina Patra Niaga ke Senayan apabila ditemukan indikasi kelalaian internal. Pemanggilan itu disebut untuk meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami masyarakat akibat insiden tersebut.

Rahmat meminta warga yang merasa menjadi korban segera menyampaikan laporan disertai bukti pendukung. Menurutnya, laporan dapat menjadi dasar agar persoalan tersebut diproses melalui jalur hukum. “Kami meminta kepada masyarakat yang menjadi korban agar bisa melapor, baik melalui akun kita ataupun metode yang lain,” tambahnya.

Menyikapi itu, PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan pemeriksaan di sejumlah SPBU di Sumatera Barat sebagai tindak lanjut atas informasi yang beredar. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kualitas Pertalite yang disalurkan kepada masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan pengecekan dan pengujian kualitas produk dilakukan secara menyeluruh.

“Sebagai tindak lanjut atas informasi dan masukan yang disampaikan masyarakat terkait Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Sumatera Barat, Pertamina melakukan pengecekan dan pengujian kualitas produk secara menyeluruh untuk memastikan kondisi produk di lapangan,” kata Fahrougi, Minggu (27/9/2026).

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan campuran air pada sampel Pertalite yang diuji. Nilai densitas produk juga masih berada dalam rentang spesifikasi yang telah ditetapkan.

Meski hasil awal tersebut tidak menunjukkan adanya campuran air, Pertamina masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Sampel Pertalite diambil dari sejumlah SPBU untuk menjalani pengujian oleh Tim Pengendali Kualitas dan Kuantitas BBM di Integrated Terminal Teluk Kabung serta Lemigas.

Lemigas merupakan badan pengujian bahan bakar yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pengujian lanjutan diperlukan karena keluhan yang muncul dalam video bukan mengenai kontaminasi air, melainkan material padat yang disebut menyerupai semen.

Fahrougi menyebut pengambilan sampel lanjutan dilakukan pada enam SPBU yang tersebar di Kota Padang dan Kabupaten Agam. “Pengambilan sampel lanjutan dilakukan di enam SPBU yang berada di Kota Padang dan Kabupaten Agam,” ucapnya.

Tiga SPBU yang diperiksa berada di Kota Padang, yakni SPBU 14.251.519 Sawahan, SPBU 14.252.521 Ranah, dan SPBU 14.252.582 Jati. Sementara tiga lokasi lainnya berada di Kabupaten Agam. Ketiganya adalah SPBU 14.264.566, SPBU 13.261.073, serta SPBU 14.261.532.

Menurut Fahrougi, pengujian terhadap sampel tersebut tidak hanya bertujuan memastikan kualitas BBM pada masing-masing titik penyaluran. Pemeriksaan juga dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi Pertalite secara menyeluruh.

“Pengujian terhadap sampel tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pertamina memastikan kualitas produk pada titik-titik penyaluran dan memperoleh gambaran kondisi produk secara menyeluruh,” jelasnya.

Pertamina menyatakan setiap informasi dan keluhan masyarakat tetap menjadi perhatian perusahaan. Masukan tersebut digunakan sebagai bahan pemantauan dan evaluasi untuk menjaga kualitas BBM serta pelayanan kepada konsumen.

Dengan demikian, dugaan Pertalite bercampur semen di Padang masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut melalui pengujian sampel dari enam SPBU di Kota Padang dan Kabupaten Agam. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Aris Prima Gunawan
Aprizal Noer
Penulis
Aris Prima Gunawan
Editor
Exit mobile version