AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
11,739 view

Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri, Edukasi Film sesuai Usia

Ilustrasi yang membantu memahami berita tentang Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri,Lembaga Sensor Film Republik Indonesia lebih baik.
Wawako Padang, Maigus Nasir, menjadi narasumber utama dalam Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri di Bioskop XXI Basko City Mall Padang, Kamis (17/7/2025). (Foto: Prokopim Setdako Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM) digelar di Bioskop XXI Basko City Mall Padang, Kamis (17/7/2025). Acara yang mengusung tema “Memajukan Budaya Menonton Sesuai Usia”. Hadir Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, sebagai salah seorang narasumber utama.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) sebagai upaya menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyaring tontonan berdasarkan kategori usia dan nilai budaya.

Menambah daya tarik, sosialisasi GNBSM ini juga dirangkai dengan pemutaran film nasional “Assalamualaikum Baitullah” yang tengah populer di kalangan penonton tanah air.

Dalam paparannya, Maigus Nasir menyambut baik pelaksanaan Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri di Kota Padang. Ia menegaskan bahwa film memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

“Jika proses sensor dilakukan dengan bijak dan tepat, maka anak-anak akan tumbuh dengan tontonan yang sehat, edukatif, dan mencerminkan nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Maigus juga menekankan pentingnya peran aktif orang tua dan guru dalam mengarahkan anak-anak memilih tontonan yang sesuai. Ia menilai, literasi visual harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak terpapar konten yang merusak mental maupun moral.

“Budaya sensor mandiri bukan hanya tanggung jawab lembaga, tapi juga kewajiban kolektif masyarakat,” tambahnya.

Ketua LSF RI, Naswardi, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menjelaskan bahwa Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri bertujuan membangun ekosistem tontonan yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, sensor bukanlah bentuk pembatasan, melainkan perlindungan terhadap publik dari konten yang tidak layak konsumsi. “Kami ingin masyarakat menjadi penonton yang aktif, sadar, dan peduli akan dampak tontonan terhadap perkembangan psikologis individu,” tegasnya.

Lebih lanjut, Naswardi juga mendorong dukungan terhadap karya film nasional sebagai bagian dari upaya menumbuhkan identitas budaya Indonesia di tengah arus globalisasi media.

Ia berharap kampanye GNBSM dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi digital yang akrab dengan berbagai platform visual.

Selain Wakil Wali Kota Padang, pembicara dalam Sosialisasi Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri tersebut yaitu Uda Rio, konten kreator Sumbar, serta Zaqia Ramallah, Ketua Subkomisi Penelitian dan Pengembangan LSF RI.

Hadir pula Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Jefrinal Arifin, bersama sejumlah tokoh dari sektor kebudayaan, pendidikan, dan perfilman. Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu memperkuat budaya menonton yang bertanggung jawab, menjadikan masyarakat lebih selektif dalam memilih tayangan. (*)

Avatar of Aprizal Noer
M Afif Azari
Penulis
Aprizal Noer
Editor
Exit mobile version