Sulam Kapalo Samek Berpeluang Tampil di Pameran Wastra Paris
Paris, AyoSumbar.id – Sulam Kapalo Samek asal Pasia Baru, Kabupaten Padang Pariaman, berpeluang memperluas jangkauan promosi ke pasar internasional melalui kegiatan dan pameran wastra di Paris, Prancis. Peluang tersebut mengemuka dalam pertemuan Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti, dengan Wakil Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Prancis, Ramadansyah Hasan, di Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Kamis (8/10/2026).
Kunjungan itu merupakan bagian dari upaya Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman memperkenalkan kerajinan unggulan daerah kepada masyarakat Eropa. Dalam pertemuan tersebut, Sulam Kapalo Samek mendapat sambutan positif dari Ramadansyah Hasan.
Ramadansyah Hasan menyampaikan sejumlah peluang promosi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan Sulam Kapalo Samek di Paris. Salah satunya melalui kegiatan dan pameran wastra yang rutin diselenggarakan setiap tahun, termasuk agenda yang diinisiasi komunitas diaspora Indonesia.
“Berbagai kegiatan dan pameran wastra yang rutin diselenggarakan di Paris dapat menjadi peluang untuk memperkenalkan Sulam Kapalo Samek kepada masyarakat internasional,” ujar Ramadansyah dikutip Selasa (13/10/2025).
Kesempatan tersebut dapat membuka ruang bagi kerajinan khas Padang Pariaman untuk menjangkau khalayak yang lebih luas. Selain memperkenalkan produk, kegiatan semacam itu juga berpotensi memperluas jejaring para perajin lokal.
Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Nita Christanti, mengunjungi KBRI Paris sebagai bagian dari rangkaian kegiatan promosi Sulam Kapalo Samek. Kerajinan asal Pasia Baru tersebut diperkenalkan sebagai salah satu warisan budaya dan produk unggulan daerah.
Upaya promosi itu juga diharapkan dapat memperluas pengenalan karya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Padang Pariaman di Eropa. Dalam konteks tersebut, pengenalan Sulam Kapalo Samek menjadi bagian dari upaya mempertemukan kerajinan daerah dengan peluang promosi di luar negeri.
“Kami terus mendorong agar Sulam Kapalo Samek semakin dikenal, tidak hanya sebagai kerajinan khas Padang Pariaman, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya Minangkabau yang dapat diperkenalkan ke tingkat internasional,” jelasnya.
Promosi Sulam Kapalo Samek tidak hanya ditujukan untuk memperluas pengenalan produk kerajinan daerah. Upaya tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau kepada masyarakat internasional.
“Dekranasda Padang Pariaman terus mendorong promosi berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak. Langkah ini diharapkan dapat memperluas jejaring perajin lokal sekaligus membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” sambung Nita.
Kehadiran karya UKM Padang Pariaman di KBRI Paris juga diharapkan berkontribusi terhadap pengenalan kekayaan budaya dan wastra Indonesia kepada masyarakat Eropa.
“Melalui peluang pameran wastra dan kegiatan komunitas diaspora Indonesia, Sulam Kapalo Samek diharapkan memperoleh ruang promosi yang lebih luas serta semakin dikenal sebagai representasi kerajinan dan budaya Minangkabau,” tukas Nita. (*)
