Tegaskan Independensi Organisasi, GMNI Sumbar Gelar Konsolidasi Bersama DPP di Bukittinggi
Bukittinggi, Ayosumbar id– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melaksanakan agenda konsolidasi organisasi bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI se-Sumatera Barat di Bukittinggi, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penegasan sikap GMNI sebagai organisasi kader yang independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
Konsolidasi tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP GMNI periode 2025–2028, Patra Dewa, yang didampingi pengurus DPP, Dede Kurnia Esysa dan Pandu Putra Utama. Turut hadir jajaran DPD GMNI Sumbar serta para ketua DPC dari berbagai kabupaten dan kota di provinsi itu.
Dalam arahannya, Patra Dewa menegaskan pentingnya penguatan implementasi Marhaenisme dalam kerja-kerja kader di tengah masyarakat. Menurutnya, sebagai organisasi perjuangan yang lahir dari semangat Marhaenisme, GMNI harus tetap konsisten membela kepentingan rakyat kecil dan mampu menjawab tantangan zaman.
“GMNI tidak boleh kehilangan jati diri sebagai organisasi kader dan perjuangan. Kita harus hadir memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Patra juga mengingatkan kembali sejarah berdirinya GMNI pada 23 Maret 1954 di Surabaya, hasil peleburan tiga organisasi mahasiswa, yakni Gerakan Mahasiswa Marhaen di Yogyakarta, Gerakan Mahasiswa Merdeka di Surabaya, dan Gerakan Mahasiswa Demokrat Indonesia di Jakarta. Sejak berdiri, GMNI telah melalui berbagai dinamika politik nasional, mulai dari masa kejayaan hingga periode konsolidasi dan pembenahan internal.
Ia menegaskan, secara organisatoris GMNI adalah organisasi kader yang bersifat independen dan mandiri, bukan sayap atau underbow partai politik tertentu.
Selain agenda konsolidasi, kunjungan DPP GMNI ke Sumatera Barat juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial, khususnya penanganan pascabencana di Kota Padang. Bersama DPD dan DPC setempat, GMNI menggelar layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta kegiatan trauma healing bagi anak-anak di hunian sementara.
Pengurus DPD GMNI Sumbar, Muhammad Yusra dan Fikri, menyambut positif kunjungan tersebut. Mereka menilai kehadiran Sekjend DPP GMNI menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi, terutama pasca rekonsiliasi nasional yang digelar di Denpasar, Bali, pada Desember 2025.
“Konsolidasi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penegasan posisi GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang independen,” ujar Yusra.
Senada dengan itu, Ketua DPC GMNI Pasaman Andan Hasayangan Hasibuan, Ketua DPC GMNI Padang Angga, dan Ketua DPC GMNI Bukittinggi Yudhi, menegaskan bahwa GMNI bukan organisasi sayap partai politik. Mereka mengakui selama ini masih berkembang anggapan di masyarakat yang menyebut GMNI berafiliasi dengan partai tertentu, sehingga berdampak pada proses rekrutmen kader.
“Dalam AD/ART sudah jelas ditegaskan bahwa GMNI tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Persepsi keliru ini kerap menjadi tantangan dalam pengaderan, dan itu perlu diluruskan,” tegas Andan.
Ke depan, jajaran DPC di Sumatera Barat berkomitmen memperkuat kaderisasi serta meningkatkan kegiatan advokasi bagi kaum Marhaen. Sesuai amanat Kongres XXII GMNI di Bandung pada Juni 2025, Sumbar juga akan menjadi tuan rumah kaderisasi lintas provinsi tingkat menengah yang direncanakan berlangsung pada April 2026 di Pasaman. Selain itu, Sumatera Barat diproyeksikan menjadi tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) GMNI tahun 2027.
Melalui konsolidasi ini, DPD dan DPC GMNI se-Sumbar sepakat untuk terus memperkuat komunikasi internal dan menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. Mereka juga menegaskan komitmen menjaga kemandirian GMNI dari intervensi pihak mana pun.
“GMNI adalah rumah perjuangan kaum Marhaenis, bukan alat politik dan bukan milik individu. Kami berkomitmen menjaga independensi organisasi dalam memperjuangkan cita-cita sosialisme Indonesia,” tegas para pengurus dalam forum tersebut.(***)
