BREAKING NEWS
    3,402 view

    Temui Gubernur DKI, Wako Bukittinggi Minta Dukungan jadi Daerah Khusus

    Waktu Baca: 2 menit
    Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, saat diskusi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada Selasa (13/1/2026), untuk meminta dukungan agar Bukittinggi menjadi daerah khusus di Indonesia. (Foto: Diskominfo Bukittinggi)

    Jakarta, AyoSumbar.id – Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menemui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pertemuan itu membahas dukungan terhadap usulan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Khusus serta permohonan hibah sarana dan prasarana pelayanan publik.

    Dalam pertemuan yang turut dihadiri Sekda, staf ahli, Kepala Bappelitbang, dan sejumlah kepala SKPD tersebut, Ramlan menegaskan bahwa Bukittinggi memiliki peran strategis dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

    “Bukittinggi memiliki catatan sejarah penting bagi NKRI, mulai dari kota kelahiran Proklamator Mohammad Hatta hingga menjadi pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat Agresi Militer Belanda II,” kata Ramlan.

    Ia menyebut, secara historis Bukittinggi sejajar dengan DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai kota perjuangan. Oleh karena itu, Pemko Bukittinggi menilai kota tersebut layak memperoleh pengakuan sebagai Daerah Khusus di Indonesia.

    “Untuk itu kami meminta dukungan Bapak Gubernur DKI Jakarta terhadap usulan Bukittinggi sebagai Daerah Khusus. Kami juga berharap difasilitasi untuk bertemu Ibu Megawati Soekarnoputri guna membahas dukungan tersebut,” ujarnya.

    Sebelumnya, Ramlan juga telah menemui Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang menyatakan dukungan terhadap rencana tersebut.

    Selain membahas status daerah khusus, Wali Kota Bukittinggi juga mengajukan permohonan hibah sarana dan prasarana pelayanan publik. Menurut Ramlan, dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan fungsi Bukittinggi sebagai pusat layanan bagi daerah penyangga, kota tersebut kerap menangani respons darurat lintas wilayah.

    “Untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimal, kami mengusulkan hibah berupa kendaraan pemadam kebakaran, rescue, truk sampah, mobil derek, armada pengendalian lalu lintas, bus sekolah, serta motor operasional,” jelasnya.

    Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan dukungan terhadap rencana menjadikan Bukittinggi sebagai Daerah Khusus, mengingat kuatnya nilai sejarah kota tersebut dalam perjalanan kemerdekaan Indonesia.

    “DKI Jakarta, DI Yogyakarta, dan Bukittinggi memiliki benang merah sejarah perjuangan bangsa. Dukungan terhadap Bukittinggi sebagai Daerah Khusus sangat relevan,” ujar Pramono.

    Pramono juga menyatakan kesediaannya memfasilitasi pertemuan dengan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta siap memberikan dukungan hibah sarana prasarana bagi Pemko Bukittinggi.

    “Bukittinggi akan menjadi salah satu daerah prioritas penerima hibah dari Pemprov DKI Jakarta pada tahun 2026,” katanya. (*)

    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of A. St. Mangkuto
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Penulis
    Avatar of A. St. Mangkuto
    A. St. Mangkuto
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *