Tim V Safari Ramadhan Pemko Solok Ulas 3 Kunci Transformasi Menuju Kota Madani
Kota Solok, AyoSumbar.id – Tim V Safari Ramadhan Pemko Solok memaparkan derap langkah dan kemajuan pembangunan Kota Solok kepada masyarakat di Masjid Al Huda, Kelurahan Tanah Garam, Sabtu malam (21/2/2026), dalam rangka memperkuat silaturahmi selama Ramadhan 1447 H. Paparan disampaikan di hadapan ratusan jamaah tarwih, menekankan capaian pembangunan sejak 2025 hingga 2026.
Tim V Safari Ramadhan Pemko Solok dipimpin oleh Dandim 0309 Solok, Letkol Inf Sugeng Riyadi, dengan Irwan Sariin sebagai Wakil Ketua Tim, dan Taufik Rusli sebagai Sekretaris. Tim ini juga melibatkan Zahirman (Kabag PBI), Feri Hendra (Sekretaris PTSP), M. Hidayat Ediz (Rektor STAI), Judo Alfajan Putra (Pimpinan Bank Mandiri Solok), serta perwakilan media yaitu Raunis Roni, Yutiswandi, dan Niko Irawan.
Wakil Ketua Tim Irwan Sariin menegaskan, “Derap langkah pembangunan Kota Solok sejak 2025 hingga 2026 menegaskan penguatan fondasi transformasi menuju Solok Kota Madani.” Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini lahir dari sinergi Walikota H. Ramadhani Kirana Putra, Wakil Walikota Suryadi Nurdal, kepala OPD, dan seluruh elemen masyarakat. Fokus pembangunan tidak hanya pada fisik dan ekonomi, tetapi juga pada nilai religius, tata kelola pemerintahan, kesejahteraan sosial, dan peningkatan daya saing daerah.
Irwan menjelaskan, meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan tunggakan Tahun Anggaran 2024, fondasi transformasi telah mulai diletakkan. “Prioritas pembangunan difokuskan pada pelayanan dasar, penguatan kualitas SDM, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Konsolidasi birokrasi dilakukan melalui optimalisasi pendapatan daerah, pengendalian belanja, serta peningkatan akuntabilitas dan transparansi keuangan,” ujarnya.
Langkah-langkah ini menjadi pijakan untuk membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan berintegritas. Di bidang kesehatan, Pemko Solok memperluas Universal Health Coverage (UHC) hingga Desember 2025 mencakup 16.916 jiwa, dengan cakupan 98,7 persen dan tingkat keaktifan 91,72 persen, sehingga menerima UHC Award kategori Madya. Perlindungan sosial diperkuat melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi 2.260 pekerja rentan, termasuk buruh bangunan dan tukang ojek.
Di sektor pendidikan, Irwan menuturkan, “Pemko Solok menyediakan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik SMP kurang mampu.” Tahun 2025, program menjangkau 252 siswa dan melibatkan pelaku UMKM lokal. Program beasiswa ke Timur Tengah dilanjutkan untuk 16 mahasiswa, sementara 11 mahasiswa jalur mandiri mendapat bantuan keberangkatan. Kerja sama pendidikan juga diperluas melalui Batam Tourism Polytechnic dan PTSTEP International Services untuk beasiswa ke Eropa dan Asia.
Di bidang ekonomi dan pariwisata, pengembangan potensi lokal difokuskan pada kawasan sport tourism Puncak Garunun Bidadari Payo, yang berperan sebagai destinasi unggulan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Strategi ini juga menegaskan posisi Kota Solok sebagai kota berdaya saing, adaptif, dan berkarakter. Reformasi birokrasi terus dijalankan melalui pembenahan layanan publik, penataan struktur organisasi, dan penguatan integritas aparatur.
Menutup tahun 2025, Kota Solok diuji bencana hidrometeorologi berupa angin kencang dan banjir bandang. Walikota dan Wakil Walikota memimpin penanganan dengan kolaborasi TNI, Polri, dan relawan. Irwan menegaskan, “Satu tahun bukanlah akhir perjalanan, melainkan pijakan awal untuk melangkah lebih jauh. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, Ramadhani Kirana Putra dan Suryadi Nurdal berkomitmen melanjutkan pengabdian demi terwujudnya Solok yang tangguh, sejahtera, dan berdaya saing.” (*)
