BREAKING NEWS
    5,544 view

    Tinjau Banjir di Batang Pasaman, Bupati Yulianto Tetapkan Pasaman Barat Status Tanggap Darurat Bencana Selama 7 Hari

    Waktu Baca: 2 menit
    Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto (kanan), saat saat meninjau rumah warga yang Terdampak banjir, Selasa (25/11/2025). (Saipen/TimAS)

    Pasaman Barat, AyoSumbar.id – Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, meninjau banjir di Batang Pasaman. Alhasil, ia pun memutuskan untuk menetapkan status tanggap darurat bencana untuk Kabupaten Pasaman Barat selama tujuh hari ke depan.

    Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Yulianto saat meninjau langsung kondisi banjir dan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak di Nagari Aia Gadang Barat, Kecamatan Pasaman, pada Selasa (25/11/2025).

    Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol Yosmar Difia, Kepala Dinas Kominfo Armen, Kepala Dinas Sosial Randi Hendrawan, dan Kepala Dinas Kesehatan Gina Alecia.

    Bupati Yulianto menegaskan bahwa peningkatan status ini didasarkan pada perkembangan situasi lapangan dan peringatan dini cuaca.

    “Kewaspadaan kita dari beberapa hari sebelumnya, dari penyampaian badan meteorologi (cuaca) memang sudah diperkirakan. Dan untuk itu saya nyatakan Kabupaten Pasaman Barat dalam kondisi darurat bencana,” tegas Yulianto dalam keterangan persnya saat meninjau banjir di Batang Pasaman.

    Ketika dikonfirmasi mengenai durasi masa tanggap darurat, Bupati Yulianto memastikan pemberlakuannya untuk sepekan. “Ya, sementara tujuh hari tanggap darurat,” tambahnya.

    Di lokasi bencana, Bupati tidak hanya memantau dari kejauhan, namun turut turun langsung memasuki kawasan banjir untuk menyapa dan berinteraksi dengan warga. Ia juga menyalurkan bantuan logistik yang merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.

    “Bantuan ini partisipasi dari semua perusahaan, juga perorangan, dan semua. Artinya ini bentuk kepedulian bersama pemerintah daerah,” ujar Yulianto. Ia mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh elemen masyarakat yang bahu-membahu membantu korban banjir.

    Terkait keselamatan warga, Bupati bersyukur hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa. “Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada korban, tapi tentunya tetap kita waspada dan siaga,” ucapnya.

    Kendati demikian, Yulianto mengakui adanya kendala dalam proses evakuasi karena sebagian warga enggan meninggalkan rumah mereka. Ia menginstruksikan jajarannya untuk terus melakukan pendekatan persuasif.

    “Hal-hal yang perlu dievakuasi tentu secepatnya kita evakuasi. Walaupun kadang ada beberapa masyarakat yang belum mau, tetapi kita bujuk supaya mau dievakuasi dulu. Karena beberapa hari ini kita tidak bisa pastikan cuaca,” jelas Bupati dengan nada prihatin.

    Selain banjir, Bupati juga menyoroti potensi longsor di daerah rawan seperti Talamau. Ia menjelaskan bahwa akses jalan lintas secara umum masih bisa dilalui (buka-tutup), namun masyarakat diminta ekstra hati-hati.

    “Bisa (dibuka), termasuk ke daerah Talamau. Tetapi longsor tebing bawah ini tentu perlu hati-hati,” imbaunya.

    Mengakhiri keterangannya, Bupati Yulianto mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar bencana segera berlalu.

    “Mudah-mudahan tentu kita selalu berdoa, Allah melindungi kita semuanya, masyarakat kita, dan kita tetap usaha dan doa waspada,” tutupnya. (*)

    Avatar of Saipen Kasri
    Avatar of Arditono
    Avatar of Saipen Kasri
    Saipen Kasri
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *