BREAKING NEWS
    11,634 view

    Transformasi Digital Nagari di Solok, Kadiskominfotik Sumbar: Upaya Optimalkan Potensi Ekonomi

    Waktu Baca: 2 menit
    Kadiskominfotik Sumbar, Siti Aisyah, saat memberikan materi kepada peserta Sosialisasi Transformasi Digital Nagari di Kabupaten Solok, di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Solok, Rabu (20/8/2025). (Foto: Diskominfotik Sumbar)

    Solok, AyoSumbar.id – Upaya transformasi digital nagari di Solok diinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Wakil Komisi V DPRD Sumbar, Nurfirmanwansyah. Sebanyak 7 nagari di Kabupaten Solok yang dijadikan sasaran program ini.

    Transformasi digital nagari di Solok ini diharapkan meningkatkan efisiensi layanan publik, memperluas akses pasar produk pertanian, serta memberdayakan masyarakat melalui layanan digital yang transparan dan akuntabel.

    Fokus kegiatan ditujukan pada penerapan teknologi digital di tujuh nagari, yakni Surian, Lolo, Talang Babungo, Sungai Nanam, Batang Barus, Air Batumbuak, dan Koto Gadang. Sekitar 50 peserta hadir, termasuk wali nagari, perangkat nagari, kelompok tani, dan pelaku UMKM.

    Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Sumbar, Siti Aisyah, menekankan bahwa transformasi digital merupakan bagian tak terpisahkan dari agenda pembangunan jangka panjang 2025–2045.

    “Transformasi digital bukan hanya menyangkut teknologi, tetapi juga keterlibatan seluruh elemen masyarakat nagari agar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi, meningkatkan layanan publik, serta memperkuat ketahanan sosial,” ujar Siti Aisyah dikutip, Jumat (22/8/2025).

    Siti menyoroti kesenjangan kontribusi ekonomi digital di sektor pertanian. Meskipun sektor ini menyumbang lebih dari 21 persen PDRB Sumbar, kontribusi ekonomi digital baru mencapai sekitar 4 persen.

    “Melalui program transformasi digital nagari, diharapkan terjadi optimalisasi potensi nagari, termasuk lewat Nagari Creative Hub, digitalisasi kelompok tani, serta integrasi UMKM dalam platform digital,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Siti menekankan peran Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) sebagai katalisator literasi digital di tingkat nagari. KIM diharapkan mampu memperluas pasar produk lokal, meningkatkan keterampilan masyarakat, serta memperkuat jejaring informasi yang mendukung ekosistem digital nagari.

    Sebelumnya, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Indra Sukma, menyatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan publik, memperluas akses pasar produk pertanian melalui platform digital, serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui layanan digital yang lebih transparan dan akuntabel.

    Hadir pula sebagai narasumber, Ketua Pusat Studi Pembangunan dan Pengembangan Desa/Nagari Politeknik Negeri Padang, Yuhefizar, yang menekankan pentingnya integrasi teknologi digital untuk mendorong inovasi lokal dan peningkatan ekonomi nagari.

    Dengan berjalannya program transformasi digital nagari di Solok ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari digitalisasi, mulai dari kemudahan pelayanan publik hingga akses pasar yang lebih luas bagi produk pertanian dan UMKM lokal.

    Upaya ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan yang inklusif, produktif, dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat nagari di Kabupaten Solok. (*)

    Avatar of Putri Maharani
    Avatar of Arditono
    Avatar of Putri Maharani
    Putri Maharani
    Penulis
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *