AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik

Truk Masuk Kesaluran Air PLTA PT SKE, Satu Keluarga Jadi Korban 

Truk terjun ke saluran sungai PLTA PT SKE satu kelurahan dilarikan ke rumah sakit. Ardi/TimAs
Truk terjun ke saluran sungai PLTA PT SKE satu kelurahan dilarikan ke rumah sakit. Ardi/TimAs

 

Solok Selatan,Ayosumbar.id — Peristiwa kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebuah mobil pick up BA 8275 YG dilaporkan terperosok ke dalam saluran air pembangkit listrik tenaga air (PLTA) PT Selo Kencana Energy (SKE).

Insiden tersebut diduga terjadi akibat kelalaian PT SKE, sehingga kendaraan yang dikemudikan korban masuk ke jalur saluran air PLTA tersebut. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban dari dalam kendaraan.

Mobil tersebut dikemudikan oleh Lora Afriza (36), yang akrab disapa Riza. Ia berada di dalam kendaraan bersama istrinya, Dewi Sartika (30), serta empat orang anak, yakni Ayu Salsa Bila (8), Ratu Clara (4), M. Adam (1), dan Ranti Putri Rikardo (8).

“Seluruh korban diketahui merupakan warga Jorong Tandai Ateh, Nagari Lubuk Gadang Tenggara. Setelah berhasil dievakuasi, mereka langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Babinkamtibmas Polres Solok Selatan Bripka Alkhadri usai membantu mengevakuasi korban usai peristiwa lakalantas itu terjadi.

Hingga saat ini, seluruh korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Lubuk Gadang. Belum ada keterangan resmi terkait kondisi terkini para korban, namun Babhinkamtibmas Lubuk Gadang Tenggara itu, mengharapkan PT SKE segera melakukan evaluasi kondisi area operasional perusahaan guna mencegah kejadian serupa terulang di lokasi tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan standar keselamatan di area operasional perusahaan, terutama yang berada dekat dengan akses jalan masyarakat.

“Di area PT SKE tidak ada standar keselamatan operasional perusahaan,” diduganya.

Sementara itu, Pimpinan PT SKE Fahmi mengatakan, untuk sementara team perusahaannya masih membantu warga yang terkena musibah ini karena masuk ke dalam saluran air lokasi pembangkit Tenega listrik yang dipimpinnya.

Dia menjelaskan, terkait Standar Operasional Perusahaan (SOP) keselamatan dijawabnya sudah lengkap dan disosialisasikan kepada team dilapangan.

“Untuk detailnya nanti bisa berdiskusi dengan saya atau team saya dikantor pak, jika diperlukan,” ungkap Fahmi.

Yang utama saat ini menurutnya, berusaha tetap men supply listrik ke PLN dan membantu semaksimal mungkin. Ia meminta Ayosumbar.id bisa crosscek informasi dengan perusahaanya, sehingga jelas informasi yang berikan sesuai dengan aktual kejadian.

“Boleh untuk datang ke kantor kami, cuma saat ini saya sedang cuti lebaran hingga31 Maret 2026. Jika diperlukan nanti ada staff kami dilapangan, hanya saja semua sedang cuti bersama. Untuk detailnya informasi kejadian sedang kami dalami dahulu, prioritas kami memastikan korban seluruhnya tertangani dan penyaluran listrik dalam masa lebaran ini berjalan tanpa kendala,” tuturnya. (adi)

Avatar of Arditono
Arditono
Penulis
Exit mobile version