AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
5,033 view

Turap Kampus UIN Padang Longsor, Bangunan FEBI Mengalami Kemiringan

Visualisasi yang menampilkan perubahan drastis terkait Kampus UIN Padang Longsor,Kampus UIN Padang,Kampus UIN di Sungai Bangek.
Salah satu kendaraan yang terdampak longsor turap antara Gedung A dan B FEBI Kampus UIN Imam Bonjo Padang di Sungai Bangek. (Foto: BPBD Padang)

Padang, AyoSumbar.id – Turap Kampus UIN Padang longsor pada Selasa (25/11/2025). BPBD Kota Padang memastikan gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mengalami kemiringan setelah hujan deras memicu longsor di kawasan kampus Sungai Bangek.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, menjelaskan bahwa hujan lebat membuat tanah di bawah FEBI Univesitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjo Padang, mengalami longsor.

“Longsor itu tidak hanya merusak struktur gedung FEBI. Pergerakan tanah juga mengganggu akses di sekitar lokasi dan menimbulkan hambatan aktivitas di area kampus UIN Padang,” jelasnya.

Sejumlah kendaraan warga kampus, baik sepeda motor maupun mobil, ikut terkena imbas material longsor. Menanggapi situasi itupun, BPBD Kota Padang langsung mengirimkan personel ke lokasi.

“Fokus penanganan tim mencakup mitigasi risiko ambruknya bangunan serta pengamanan area longsor agar tidak menimbulkan korban,” tukasnya.

Sedangkan Wakil Rektor II UIN Imam Bonjol Padang, Lukmanul Hakim, menyebut turap Kampus UIN di Sungai Bangek itu ambruk sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasinya berada di antara Gedung A dan B FEBI. “Kejadian tadi siang setelah zuhur. Turap di Fakultas Ekonomi Bisnis Islam longsor,” ujarnya.

Ia menyebut longsor menimpa tiga mobil dan tiga sepeda motor yang berada di titik kejadian. Tidak ada korban luka. “Material sudah dalam proses pembersihan,” katanya.

Lukman pun mengungkapkan bahwa turap tersebut dibangun pada 2015. Ia menilai, struktur turap itu tidak mampu menahan volume air setelah hujan deras mengguyur Kota Padang beberapa hari terakhir.

Terapkan Kuliah Daring

Dalam kondisi itu perkuliah dipastikan tetap berjalan. Pihak Kampus UIN Padang memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh menyusul. Pasalnya, cuaca ekstrem masih melanda Padang. “Beberapa hari sebelumnya, sebuah tebing di kawasan kampus juga pernah longsor,” katanya.

Keputusan UIN Imam Bonjol Padang memberlakukan kuliah daring, dituangkan melalui Surat Pemberitahuan Wakil Rektor III tertanggal 25 November 2025. Perkuliahan pada 25–28 November dilaksanakan secara online sebagai upaya mengantisipasi potensi bencana.

“Untuk satu minggu ke depan, rektorat memutuskan perkuliahan dilakukan secara online karena kondisi cuaca ekstrem,” kata Lukman. (*)

Avatar of Aprizal Noer
Avatar of Arditono
Aprizal Noer
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version