AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,185 view

Video Pelajar di Padang Robek Bendera Merah Putih karena Gagal Paham di Ujian Pramuka

Tangkapan momen penting yang berkaitan erat dengan Video Pelajar di Padang Robek Bendera Merah Putih, MAN 1 Padang.
Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, saat memberikan klarifikasi terkait penyebab sejumlah siswa di MAN 1 Padang merobek bendera Merah Putih. (Foto: TimAS)

Padang, AyoSumbar.id – Video pelajar di Padang robek bendera Merah Putih dengan cutter menuai perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut viral karena dianggap telah melecehkan simbol negara.

Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat (Sumbar) pun segera angkat bicara. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi di MAN 1 Padang dalam rangkaian ujian kenaikan tingkat Pramuka dari Bantara ke Laksana, pada Jumat (15/8/2025).

“Setelah kami lakukan klarifikasi, benar bahwa kegiatan itu bagian dari ujian Pramuka. Namun, seharusnya siswa memahami bahwa bendera Merah Putih tidak boleh diperlakukan sembarangan,” ujarnya saat konferensi pers, Sabtu malam (16/8/2025).

Menurut Edison, dalam ujian tersebut para siswa diuji pemahaman tentang ideologi bangsa, termasuk lambang negara dan Bhinneka Tunggal Ika. Kepala madrasah saat itu meminta siswa memberikan potongan bendera sebagai simbolis.

Namun, alih-alih menolak atau menjelaskan, beberapa siswa justru memotong bendera dengan cutter. “Karena itu, mereka dinyatakan tidak lulus dalam ujian tersebut. Tidak ada maksud melecehkan bendera, tetapi kami tetap menyesalkan peristiwa ini,” tegasnya.

Kemenag Sumbar juga menginstruksikan seluruh madrasah dan pesantren di wilayahnya untuk lebih intensif menanamkan wawasan kebangsaan. Termasuk, dengan rutin melaksanakan upacara bendera setiap Senin.

Edison pun menekankan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi dunia pendidikan. “Masih ada pelajar yang belum sepenuhnya memahami makna bendera sebagai simbol kedaulatan negara. Tugas kita memastikan hal ini tidak terulang,” katanya.

Kepala MAN 1 Padang, Afrizal, telah membuat klarifikasi resmi dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video insiden itu.

Sebelumnya, video berdurasi singkat itu ramai dibagikan warganet dengan narasi bahwa pelajar Pramuka merobek bendera Merah Putih di Padang. Aksi tersebut sontak menuai kecaman hingga akhirnya pihak berwenang turun tangan memberikan klarifikasi. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version