BREAKING NEWS
    7,378 view

    Wabup Yulian Efi: Sepakbola Menyatukan Misi untuk Kemanusiaan

    Waktu Baca: 3 menit
    Pemkab Solsel-Dinas Pendidikan Sumbar bersama panitia penyelenggara SSC Cup IX di GOR Rimbo Tangah Kecamatan Sangir, Senin (19/1/2026). (Foto Ardi/TimAs)

    Solok Selatan, AyoSumbar.id – Riuh sorak sorai di lapangan GOR Rimbo Tangah, Kecamatan Sangir, menandai sengitnya SSC Cup IX, pertandingan sepakbola antar pelajar di Kabupaten Solok Selatan.

    Turnamen Sumantri Smart Cup (SSC) IX Peduli Sumatera Barat yang di helat SMAN 3 Solok Selatan hadir sebagai bukti bahwa olahraga mampu menjadi medium kepedulian sosial, khususnya bagi masyarakat Sumbar yang tengah menghadapi dampak bencana alam.

    Ajang tahunan ini semula direncanakan lebih awal, namun harus mengalami penjadwalan ulang.

    Kepala SMAN 3 Solok Selatan, Chen Chen Putri Ayu, menjelaskan bahwa perubahan jadwal dilakukan karena bertepatan dengan musibah bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Panitia akhirnya menetapkan pelaksanaan turnamen pada 19–26 Januari 2026, sekaligus mengusung misi kemanusiaan melalui penggalangan donasi.

    Dalam iven SSC CUP ini, sebanyak 13 tim dari SMA sederajat akan menunjukan sportivitas dalam olahraga sepakbola, di antaranya Semen Padang FC, SMAN 16 Padang, SMAN 1 Pulau Punjung, tim dari Kabupaten Solok, hingga perwakilan sekolah dari Agam. Meski kompetisi berlangsung ketat, semangat kebersamaan dan solidaritas tetap menjadi roh utama kegiatan.

    “SSC Cup IX bukan hanya mengejar juara. Yang lebih penting adalah memperkuat silaturahmi antar pelajar dan menanamkan nilai sportivitas,” ujar Chen Chen, Senin (19/1/2026).

    Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Habibul Fuadi, yang menilai turnamen ini sebagai contoh ideal sinergi antara pembinaan akademik dan pengembangan karakter melalui kegiatan non-akademik.

    Menurutnya, akademik berperan menyiapkan siswa menuju jenjang pendidikan lebih tinggi. Sedangkan ekstrakurikuler seperti olahraga berperan besar dalam membentuk kepemimpinan, disiplin, dan pengalaman sosial siswa.

    Ia turut mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang tidak hanya mendukung kegiatan olahraga, tetapi juga mendorong aksi sosial untuk membantu korban bencana.

    “Turnamen seperti ini strategis, baik untuk menjaring potensi atlet muda maupun menumbuhkan budaya hidup sehat dan berolahraga di kalangan pelajar,” ungkapnya.

    Habibul Fuadi juga menyinggung keberlanjutan program pendidikan gratis SMA/SMK di Solok Selatan yang diperkuat melalui kerja sama Pemkab dan Pemprov Sumbar. Program ini didukung Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang telah memiliki landasan hukum melalui Peraturan Bupati yang ditindaklanjuti di tingkat Provinsi.

    Sementara itu, Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, mengaku bangga melihat antusiasme ratusan siswa saat pembukaan turnamen. Ia menilai SSC Cup IX mampu menjadi ruang pembelajaran sosial sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

    “Bertandinglah dengan semangat, jaga sportivitas, dan jadikan turnamen ini sebagai sarana berbagi kepedulian terhadap sesama,” pesan Wabup Yulian Efi.

    Melalui SSC Cup IX Peduli Sumbar, Wabup mengatakan sepakbola tak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga merajut solidaritas dan menyatukan semangat juang di lapangan hijau dengan nilai-nilai kemanusiaan yang luhur.

    “Antara kompetisi, semangat juang, sportivitas dan sikap peduli sesama lahir dalam turnamen ini,” tutup Wabup.

    Pertandingan perdana SMA Semen Padang vs SMAN 4 Solok Selatan, tim tamu kokoh dengan skor telak 4-0. Sementara pertandingan kedua antara SMAN 7 Solok Selatan berhadapan dengan tuan rumah SMAN 3 Solok Selatan, kedua kesebelasan berakhir dengan hasil seri 0-0. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of TimAS
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *