AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
12,138 view

Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Paling Populer di Indonesia, No 2 Rano Karno

Foto jurnalistik yang menangkap esensi dari peristiwa Wagub Sumbar Vasko Ruseimy, riset Social Media Analytic 2025.
Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy, dalam salah satu kegiatan yang dihadirinya beberapa waktu lalu. (Foto: ADPSB)

Agam, AyoSumbar.id – Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menempati posisi puncak sebagai wakil gubernur paling populer di Indonesia menurut riset Social Media Analytic 2025.

Penelitian itu mencatat Wagub Sumbar Vasko Ruseimy meraih skor 95 dari 100. Ia melampaui sejumlah nama besar, termasuk tokoh nasional yang lebih dahulu dikenal publik.

Aktivitasnya yang konsisten di media sosial, ditambah sorotan masyarakat atas kinerja serta program daerah, membuatnya menjadi figur yang paling banyak dibicarakan sepanjang tahun.

Riset tersebut menempatkan Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, di posisi kedua dengan skor 88. Popularitas Rano sudah terbangun sejak kiprahnya di dunia hiburan sebelum berkarier di politik. Dukungan publik yang luas membuat namanya tetap menonjol baik di ruang digital maupun tatap muka.

Selanjutnya, Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, berada di peringkat ketiga dengan skor 82. Emil konsisten menempati jajaran pejabat populer berkat perannya dalam isu pembangunan Jatim. Media lokal dan nasional kerap menyorot aktivitasnya sehingga ia tetap relevan dalam percakapan publik.

Selain itu, dua tokoh perempuan juga masuk lima besar wakil gubernur populer di media sosial. Mereka adalah dr. Jihan Nurlaela, Wakil Gubernur Lampung dengan skor 75, serta Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Jawa Tengah dengan skor 70. Kehadiran keduanya menambah warna peta politik daerah yang selama ini lebih didominasi tokoh laki-laki.

Riset Social Media Analytic 2025 dilakukan dengan memantau percakapan warganet, interaksi masyarakat di media sosial, serta pemberitaan media online sepanjang tahun.

Laporan itu menegaskan bahwa popularitas digital menjadi barometer penting bagi figur pejabat daerah. Namun, laporan juga menekankan perlunya kinerja nyata agar kepercayaan masyarakat tidak memudar.

Fenomena ini menunjukkan bahwa citra pejabat daerah kini tidak hanya terbentuk melalui kebijakan, melainkan juga strategi komunikasi publik yang efektif.

Wakil gubernur yang aktif berinteraksi di ruang digital cenderung meraih popularitas lebih tinggi dibanding mereka yang jarang hadir di media sosial.

“Yang terpenting adalah bagaimana pejabat daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat lewat kebijakan nyata. Tanpa itu, popularitas hanya bersifat sementara,” tulis laporan tersebut.

Era digital memang menghadirkan panggung politik baru. Namun, riset itu menegaskan kinerja tetap menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version