AyoSumbar.id

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini

tema pers publik
10,087 view

Wako Minta Kenakalan Mahasiswa Kos di Padang Panjang dan Balap Liar Ditindak

Ilustrasi berita yang menggambarkan reaksi publik terhadap Mahasiswa Kos di Padang Panjang,balap liar di padang panjang.
Wako Padang Panjang, Hendri Arnis, didampingi Wawako Allex Saputra, merespon laporan Ketua RT terkait balap liar dan kenakalan mahasiswa kos, saat diskusi di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (7/8/2025). (Foto: Diskominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, AyoSumbar.id – Persoalan balap liar dan mahasiswa kos di Padang Panjang menjadi salah satu pembahasan dalam diskusi antara Wako dan Wawako Padang Panjang didampingi jajarannya, bersama Ketua RT dan Pengurus LPM, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Padang Panjang, Kamis (7/8/2025).

Salah seorang Ketua RT dari Kelurahan Bukit Surungan melaporkan, aksi balap liar yang sering terjadi di wilayahnya, terutama pada malam hari. Aktivitas ilegal itu tidak hanya membahayakan pengendara dan pejalan kaki, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga.

Menanggapi laporan tersebut, Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menginstruksikan agar dilakukan penanganan gabungan oleh pihak terkait. Ia menyebut perlunya tindakan tegas sekaligus pendekatan persuasif guna mengatasi fenomena yang terus berulang.

“Kita tidak bisa biarkan balap liar di Padang Panjang berlarut-larut. Harus ada langkah bersama antara Satpol PP, kepolisian, dan instansi terkait untuk meredamnya,” tegas Hendri yang didampingi Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, dalam diskusi itu.

Dalam kesempatan yang sama, keresahan juga datang dari sejumlah RT terkait perilaku mahasiswa kos di Padang Panjang itu. Beberapa mahasiswa disebut kerap melanggar norma sosial, seperti membuat kebisingan larut malam, mengabaikan aturan kebersihan, hingga perilaku tidak tertib lainnya.

Menanggapi hal itu, Hendri menegaskan pentingnya penegakan aturan ketertiban umum dan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap rumah kos. Ia meminta Satpol PP dan dinas terkait segera berkoordinasi dengan pemilik usaha kos-kosan untuk menertibkan aktivitas para penghuni.

“Kita ingin kos-kosan di Padang Panjang ini tidak hanya jadi tempat tinggal, tapi juga mendukung ketertiban dan kenyamanan warga sekitar. Jika ada pelanggaran, tentu harus ada tindakan,” tegasnya.

Hendri Arnis pun memastikan seluruh aspirasi RT akan dicatat dan ditindaklanjuti. Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan perangkat RT terus terjalin baik, agar permasalahan di tingkat lingkungan RT dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (*)

Avatar of Putri Maharani
Avatar of Arditono
Putri Maharani
Penulis
Arditono
Editor
Exit mobile version