BREAKING NEWS
    3,829 view

    Warga Sungai Salak Goro Perbaiki Jalan Kabupaten

    Waktu Baca: 2 menit
    Warga Sungai Salak Panyamuran, Nagari Lubuk Gadang Utara, bergotong royong memperbaiki jalan kabupaten yang rusak. (Foto: Ardi/TimAS)

    Solok Selatan, AyoSumbar.id – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, warga Sungai Salak Panyamuran, Nagari Lubuk Gadang Utara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, menunjukkan kepedulian bersama dengan menggelar gotong royong memperbaiki jalan kabupaten yang rusak.

    Aksi kebersamaan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan tanah yang dipenuhi lubang dan lumpur, sehingga kerap menyulitkan aktivitas warga dan kendaraan yang melintas.

    Wali Jorong Sungai Salak Panyamuran, Wiwin, mengatakan bahwa perbaikan jalan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan menimbun ruas jalan menggunakan cadas agar lebih layak dilewati.

    “Nah, dengan kondisi jalan sudah cukup memprihatinkan. Hari ini kita bersama masyarakat berinisiatif melakukan gotong royong untuk menimbun dan memperbaikinya agar lebih nyaman dilalui,” ujarnya, Minggu (25/1/2026).

    Menurut Wiwin, kegiatan ini bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan bentuk tanggung jawab sosial bersama warga. Terlebih, menyikapi bulan Ramadhan yang sering dihadapkan dengan musim penghujan, kondisi jalan yang becek dapat mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk saat berangkat beribadah.

    Hari ini warga tidak hanya menyumbangkan tenaga, tetapi materi untuk pembelian cadas. “Kalau hujan, jalan ini sangat berlumpur dan bisa mengotori pakaian. Itulah alasan utama kami menggerakkan gotong royong ini,” jelasnya.

    Material cadas yang digunakan merupakan hasil sumbangan masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Perbaikan jalan ini dinilai penting karena Sungai Salak dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung di Kecamatan Sangir, selain juga menghasilkan padi.

    Akses jalan yang baik sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian ke luar daerah. “Saat musim hujan, petani kerap kesulitan karena jalan berlubang dan penuh lumpur,” tambah Erwin.

    Ia juga menyebutkan bahwa sebagian ruas jalan sebelumnya telah dibangun dengan cor beton oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan pada tahun lalu, dan kini sudah dapat dinikmati masyarakat.

    Namun, masih terdapat beberapa bagian jalan tanah yang membutuhkan penanganan sementara. Hari ini dilaksanakan Goro secara swadaya masyarakat dengan cara menimbun lubang badan jalan yang digenangi air.

    Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Eman, menilai kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian dan kepemimpinan Wali Jorong dalam menjawab kebutuhan warga.

    Melalui semangat kebersamaan tersebut, warga berharap akses transportasi di Sungai Salak semakin membaik dan mendukung aktivitas ekonomi serta ibadah masyarakat selama Ramadhan.

    “Ini murni inisiatif bersama. Warga rela menyumbang demi mendapatkan akses jalan yang lebih baik karena jalan ini digunakan setiap hari,” tuturnya. (adi)

    Avatar of Arditono
    Avatar of TimAS
    Avatar of Arditono
    Arditono
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *