BREAKING NEWS

    Welly–Parulian Tegaskan Pasaman Bangkit Bukan Sekadar Slogan, Fokus pada Hasil Nyata untuk Masyarakat

    Waktu Baca: 4 menit
    Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Pasaman H. Parulian, bersama jajaran Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Pasaman saat konferensi Pers dengan awak media, tokoh masyarakat, akademisi, dan masyarakat. Senin (25/5/2026).

    Pasaman, Ayosumbar.id — Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang terukur, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat melalui Program Unggulan (Progul) “Pasaman Bangkit” yang kini memasuki tahun pertama pelaksanaannya.

    Komitmen tersebut ditegaskan dalam konferensi pers capaian satu tahun “Pasaman Bangkit” yang digelar di Ruang Balerong Pusako Anak Nagari, Rumah Dinas Bupati Pasaman, Senin (25/5/2026). Kegiatan itu dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Pasaman H. Parulian, unsur Forkopimda, kepala OPD, Tim Percepatan Pembangunan, akademisi, tokoh masyarakat, serta awak media.

    Dalam keterangannya, Welly Suhery menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tidak boleh hanya berhenti pada slogan, seremoni, maupun laporan administratif tahunan. Menurutnya, seluruh program pemerintah harus mampu memberikan manfaat konkret yang benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Pasaman Bangkit bukan sekadar jargon. Setiap anggaran yang digunakan harus menghasilkan perubahan nyata, memiliki ukuran yang jelas, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Welly.

    Ia menjelaskan, sejumlah program prioritas pemerintah daerah sejauh ini telah menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari layanan berobat gratis, ambulans gratis, bantuan pendidikan, hingga program seragam sekolah gratis.

    Di sektor sosial dan ekonomi, pemerintah juga terus menjalankan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pemutakhiran data Program Keluarga Harapan (PKH) guna memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

    Sementara pada sektor pertanian, Pemkab Pasaman mempercepat realisasi program bajak sawah gratis dan pengawalan distribusi pupuk bersubsidi guna menopang ketahanan pangan daerah. Pemerintah daerah juga terus mendorong program penciptaan 1.000 lapangan kerja serta pengembangan Pusat Kreativitas Anak Nagari sebagai upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan produktivitas generasi muda.

    Selain pembangunan ekonomi dan sosial, program Gerakan Nagari Bangkit serta Nagari Tangguh Bencana dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.

    Welly menyebut forum evaluasi tahunan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban moral pemerintah kepada publik. Karena itu, evaluasi program dilakukan secara terbuka dan dipublikasikan kepada masyarakat agar seluruh capaian pembangunan dapat diketahui secara transparan.

    “Seluruh OPD harus bekerja serius, inovatif, dan bertanggung jawab. Tidak boleh lagi hanya menjalankan rutinitas birokrasi tanpa target yang terukur,” ujarnya.

    Pemerintah Kabupaten Pasaman menilai fondasi kebijakan “Pasaman Bangkit” yang diluncurkan sejak 30 Mei 2025 mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah indikator makro daerah mengalami perbaikan dalam satu tahun terakhir.

    Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman Nita Andriani menyampaikan bahwa capaian pembangunan Pasaman menunjukkan tren yang menggembirakan.

    Menurut Nita, tingkat kemiskinan Kabupaten Pasaman turun menjadi 6,02 persen, sementara ketimpangan ekonomi yang tercermin dari Koefisien Gini berada di angka 0,207. Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,61 menjadi 71,57 dan kini masuk kategori tinggi.

    “Capaian tersebut menunjukkan bahwa arah pembangunan Kabupaten Pasaman sudah berada pada jalur yang tepat atau on the track,” kata Nita.

    Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam menjadikan data statistik sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah.

    Selain itu, angka prevalensi stunting di Pasaman juga mengalami penurunan. Pada sektor pelayanan publik, indeks kepuasan masyarakat meningkat dari 83 menjadi 87 melalui penerapan layanan digital “SIKAMEK”.

    Pemerintah daerah mencatat hingga 30 April 2026, sebanyak 10 program unggulan kepala daerah telah terealisasi 100 persen dengan total anggaran mencapai Rp258 miliar.

    Ke depan, Pemkab Pasaman menegaskan seluruh program pembangunan akan dievaluasi berdasarkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan indikator terukur, mulai dari angka kemiskinan, tingkat pengangguran, partisipasi pendidikan, IPM, pertumbuhan ekonomi, hingga produktivitas sektor pertanian.

    Dalam program penciptaan 1.000 lapangan kerja, misalnya, evaluasi akan dilakukan melalui indikator penyerapan tenaga kerja dan penurunan tingkat pengangguran terbuka. Sementara pada sektor pendidikan, pemerintah fokus meningkatkan Indeks Partisipasi Sekolah sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia.

    Meski berbagai capaian mulai terlihat, Pemkab Pasaman mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan, seperti pengawasan pupuk bersubsidi, penguatan sektor pertanian, hingga percepatan pemulihan pascabencana.

    Di tengah menurunnya Transfer ke Daerah (TKD), pemerintah daerah juga dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup berat. Namun demikian, Welly memastikan kualitas pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama melalui efisiensi belanja non-prioritas dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kita ingin birokrasi yang responsif, produktif, dan berpihak kepada rakyat. Ukuran keberhasilan pembangunan bukan banyaknya seremoni, tetapi perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

    Melalui kepemimpinan duet Welly Suhery dan H. Parulian, Pemerintah Kabupaten Pasaman menargetkan terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, terukur, dan berkelanjutan demi mendorong Pasaman menjadi daerah yang maju, berkarakter, dan semakin sejahtera.(***)

    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Penulis
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Editor
    Avatar of M. Abdi Lubis
    M. Abdi Lubis
    Reporter

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *