BREAKING NEWS
    1,911 view

    18 Unit Hunsela di Padang Diserahkan kepada Penyintas Bencana

    Waktu Baca: 3 menit
    Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan kunci Hunsela kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Rimbo Panjang, Kecamatan Pauh. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) resmi diserahkan kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi oleh Pemerintah Kota Padang bersama kalangan akademisi, alumni, dan para donatur. Peresmian sekaligus penyerahan kunci dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).

    Sebanyak 18 unit Hunsela yang diresmikan tersebar di dua lokasi, terdiri atas 15 unit di Rimbo Panjang dan tiga unit di kawasan Gerbang Langit. Hunian transisi tersebut mulai ditempati warga yang kehilangan rumah akibat banjir bandang dan tanah longsor pada penghujung 2025.

    Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima manfaat sekaligus memberikan semangat agar segera bangkit dari dampak bencana.

    “Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini menempati Hunsela. Semoga hunian sementara ini memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana,” ujar Fadly.

    Ia menjelaskan, Hunsela menjadi solusi strategis untuk menyediakan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak bagi masyarakat terdampak. Keberadaan hunian sementara ini juga mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana sambil menunggu pembangunan Hunian Tetap (Huntap) terealisasi sepenuhnya.

    Fadly menegaskan Pemerintah Kota Padang akan terus mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh. Ia juga telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera memenuhi kebutuhan fasilitas pendukung di kawasan Hunsela.

    “Kami akan terus mencarikan solusi bagi warga yang belum dapat memperoleh Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan para dermawan. Untuk akses jalan dan air bersih juga sudah saya instruksikan kepada OPD terkait agar segera ditangani,” tegasnya.

    Pada kesempatan itu, Fadly turut mengapresiasi dukungan DPP IKA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Universitas Baiturrahmah (Unbrah), FMIPA Unand, serta seluruh donatur yang terlibat dalam pembangunan Hunsela.

    “Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat kita yang terdampak bencana. Semoga seluruh kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah,” tuturnya.

    Ketua Panitia Pembangunan Hunsela, Mairawita, melaporkan pembangunan 18 unit hunian tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, di antaranya DPP IKA Unand, Unbrah, Grup Beringin, Grup Tamansari, Grup Arisan An-Nafisah, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari FMIPA Unand.

    Menurutnya, seluruh unit Hunsela dibangun di atas lahan yang berstatus clean and clear atau tidak memiliki persoalan kepemilikan. Kondisi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses transisi hingga pembangunan Huntap pada masa mendatang.

    “Hingga pertengahan 2026 ini, kita bersama-sama telah membangun sebanyak 38 unit Hunsela secara bertahap sebagai hunian transisi bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hunsela tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat gotong royong, dengan harapan seluruh penyintas nantinya dapat kembali memiliki hunian permanen yang aman dan layak,” kata Mairawita.

    Peresmian Hunsela turut dihadiri Ketua Yayasan Unbrah Hj. Maizarnis, Rektor Unbrah Musliar Kasim, Sekretaris Universitas Andalas (Unand) Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemko Padang, para donatur, serta masyarakat Kelurahan Lambung Bukit. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *