BREAKING NEWS
    1,659 view

    Pengembangan Pasar Satelit di Kota Padang Terus Diperkuat, Ulak Karang Disiapkan Raih SNI

    Waktu Baca: 2 menit
    Salah satu pasar satelit di Kota Padang. Pengembangan Pasar Tanah Kongsi bakal diarahkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner dan kopi lokal. (Foto: Diskominfo Padang)

    Padang, AyoSumbar.id – Pengembangan pasar satelit di Kota Padang terus menjadi fokus Pemerintah Kota Padang guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di berbagai kawasan. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana, pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), serta pengembangan potensi unggulan yang dimiliki masing-masing pasar.

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, Jumat (12/6/2026), menyampaikan bahwa saat ini Kota Padang memiliki delapan pasar satelit. Dari jumlah tersebut, Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi telah mengantongi status pasar berstandar SNI.

    “Saat ini Kota Padang memiliki delapan pasar satelit. Dua di antaranya sudah berstandar SNI, yaitu Pasar Alai dan Pasar Tanah Kongsi. Tahun ini kami mempersiapkan Pasar Ulak Karang menjadi pasar SNI sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pasar,” ujar Fizlan.

    Pemerintah Kota Padang juga mengarahkan pengembangan setiap pasar sesuai karakteristik wilayah masing-masing. Pasar Tanah Kongsi, misalnya, akan dikembangkan sebagai kawasan heritage dengan mengangkat potensi kuliner, kopi, dan berbagai produk nonbahan pokok.

    Pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan tokoh masyarakat setempat agar potensi kawasan dapat berkembang secara optimal.

    Selain itu, penataan Pasar Banda Buek turut menjadi perhatian pemerintah. Berbagai fasilitas pendukung akan diperbaiki terlebih dahulu sebelum dilakukan penataan pedagang ke lantai atas, sehingga aktivitas perdagangan berlangsung lebih nyaman dan tertib.

    Dalam pengembangan pasar satelit di Kota Padang, sejumlah pasar yang belum berstandar SNI masih memerlukan pembenahan pada berbagai fasilitas dasar. Kebutuhan tersebut meliputi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), drainase, serta sarana pendukung lainnya.

    “Kami sudah menganggarkan perbaikan IPAL, terutama di Pasar Belimbing. Meski ada efisiensi anggaran, kebutuhan sarana dan prasarana pasar tetap menjadi prioritas. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar pemenuhan IPAL di seluruh pasar satelit dapat diselesaikan secara bertahap hingga 2028,” katanya.

    Fizlan menambahkan, pemerintah telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah pusat, untuk mendukung pemenuhan fasilitas tersebut secara bertahap.

    Melalui berbagai pembenahan yang dilakukan, Pemerintah Kota Padang berharap pasar satelit di Kota Padang dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di setiap wilayah. (*)

    Avatar of Aprizal Noer
    Avatar of TimAS
    Avatar of Aprizal Noer
    Aprizal Noer
    Penulis
    Avatar of TimAS
    TimAS
    Editor

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *